Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam mengendalikan angka obesitas. Berdasarkan data terbaru World Obesity Federation's Global Obesity Observatory yang dirilis melalui Seasia Stats, Indonesia menempati peringkat kelima sebagai negara dengan prevalensi obesitas tertinggi di kawasan ASEAN.
Data tersebut menunjukkan prevalensi obesitas di Indonesia mencapai 11,52 persen, lebih tinggi dibandingkan Filipina, Laos, Myanmar, Kamboja, Timor-Leste, hingga Vietnam. Temuan ini menegaskan bahwa obesitas masih menjadi salah satu persoalan kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian.
Di kawasan Asia Tenggara, Brunei Darussalam mencatat tingkat obesitas tertinggi dengan prevalensi mencapai 32,09 persen. Angka tersebut menjadikan Brunei sebagai satu-satunya negara ASEAN yang memiliki prevalensi obesitas di atas 30 persen.
Baca Juga: Obesitas Adalah Penyakit Kronis, Ini 7 Mitos yang Harus Diabaikan
Posisi berikutnya ditempati Malaysia dengan prevalensi 22,41 persen, disusul Thailand sebesar 15,44 persen, dan Singapura sebesar 13,97 persen. Sementara itu, Indonesia berada di urutan kelima dengan angka 11,52 persen.
Di bawah Indonesia terdapat Filipina (8,96 persen), Laos (8,32 persen), Myanmar (7,71 persen), Kamboja (4,50 persen), Timor-Leste (2,41 persen), dan Vietnam (2,04 persen).
Menurut World Obesity Federation, obesitas merupakan salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit tidak menular. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami diabetes tipe 2, penyakit jantung, stroke, hingga beberapa jenis kanker.
Baca Juga: Kapan Penderita Obesitas Perlu Lakukan Operasi Bariatrik (Pemotongan Lambung)?
Tingginya angka obesitas di berbagai negara dipengaruhi oleh beragam faktor, terutama pola makan yang kurang sehat dan rendahnya aktivitas fisik. Karena itu, upaya pencegahan melalui penerapan pola makan bergizi seimbang, rutin berolahraga, serta edukasi mengenai gaya hidup sehat dinilai menjadi langkah penting untuk menekan prevalensi obesitas.
Daftar Negara ASEAN dengan Tingkat Obesitas Tertinggi
Berdasarkan data World Obesity Federation's Global Obesity Observatory, berikut peringkat negara ASEAN dengan prevalensi obesitas tertinggi:
Brunei Darussalam – 32,09%
Malaysia – 22,41%
Thailand – 15,44%
Singapura – 13,97%
Indonesia – 11,52%
Filipina – 8,96%
Laos – 8,32%
Myanmar – 7,71%
Kamboja – 4,50%
Timor-Leste – 2,41%
Vietnam – 2,04%
Data tersebut menjadi pengingat bahwa obesitas bukan sekadar persoalan berat badan, tetapi juga berkaitan erat dengan meningkatnya risiko berbagai penyakit kronis. Karena itu, menjaga pola hidup sehat sejak dini menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi beban penyakit di masa mendatang.