Menurutnya, Experience Store ini dirancang sebagai ruang yang memungkinkan konsumen merasakan langsung nilai brand, mulai dari kualitas produk, desain, hingga semangat keberlanjutan yang diusung.
Emte pun mengaku antusias dapat terlibat dalam kolaborasi bersama brand global yang memiliki visi sejalan dengan nilai kreativitas dan sustainability.
“Saya selalu percaya bahwa seni bisa hadir di mana saja, termasuk dalam benda yang kita gunakan setiap hari. Kolaborasi ini menarik karena tumbler bukan hanya soal fungsi, tetapi juga bisa menjadi bagian dari identitas personal. Senang sekali bisa membawa karakter dan ilustrasi saya ke medium yang berbeda bersama frank green,” ungkap Emte.
Emte juga mengaku antusias dapat membawa karyanya ke medium berbeda bersama brand global tersebut. Menurut Emte, penggunaan tumbler kini juga semakin relevan dengan gaya hidup masa kini.

“Sekarang orang ke mana-mana bawa tumbler karena sisi baiknya peduli lingkungan, nggak nyampah, mengurangi botol plastik, dan kita jadi lebih teratur minumnya,” jelasnya.
Ia juga menilai tumbler juga dapat menjadi bagian dari identitas personal seseorang.
“Bisa punya kontribusi ke lingkungan, membuat orang punya cara hidup yang lebih sehat, dan tetap gaya tentunya,” ujarnya.
Kolaborasi ini sekaligus mempertegas bahwa produk sehari-hari tidak harus monoton. Sebaliknya, ia bisa menjadi pernyataan gaya sekaligus pilihan sadar terhadap lingkungan.
Lebih dari sekadar selebrasi pembukaan toko, kolaborasi ini diharapkan menjadi inspirasi bahwa pilihan kecil dalam keseharian, seperti menggunakan botol minum reusable, dapat memberi dampak besar bagi lingkungan.
Dan kini, pilihan tersebut juga hadir dengan sentuhan seni yang stylish dan penuh karakter.
Baca Juga: Oxone Kenalkan Tumbler Stylish Louna, Dukung Generasi Muda Tampil Fresh dan Fashionable