Growthmates, bagi sebagian orang, emas mungkin identik dengan perhiasan atau aset yang dibeli untuk kebutuhan tertentu. Namun, Financial Planner sekaligus CEO & Principal Consultant @zapfinance, Prita Hapsari Ghozie, SE, MCom, GCertFP, melihat emas dari sudut pandang yang lebih luas.

Menurut Prita, emas dapat memiliki fungsi berbeda sesuai dengan fase kehidupan dan kondisi ekonomi.

Ia sendiri mengaku telah melihat perubahan peran emas dalam perjalanan finansialnya, dari sekadar perhiasan hingga menjadi bagian dari strategi pengelolaan aset.

“Di setiap fase hidupku yang berbeda-beda, ternyata aku tuh selalu kembali ke satu aset yang sama. Waktu masih 20-an dulu, aku melihat emas hanya sebagai aset perhiasan. Beli pun karena mikirnya, ah yaudahlah, daripada gajinya lari nggak jelas,” tutur Prita, sebagaimana Olenka kutip dari laman Instagram pribadinya, Kamis (27/8/2026).

Seiring bertambahnya pengalaman dalam mengelola keuangan, pandangannya terhadap emas pun berubah. Prita mulai memanfaatkan emas bukan sekadar sebagai barang berharga, tetapi sebagai aset yang dapat disimpan untuk tujuan jangka panjang.

“Tapi seiring waktu, aku bisa jadiin emas sebagai aset yang tumbuh. Aku beli sedikit-sedikit, rutin, dan aku biarin aja,” katanya.

Prita menjelaskan, setidaknya ada dua fungsi emas dalam pengelolaan kekayaan. Fungsi pertama adalah sebagai growing asset, yakni aset yang dibeli untuk tujuan jangka panjang dengan harapan nilainya dapat tumbuh dan mengimbangi inflasi.

“Jadi sebenarnya emas itu punya dua peran, dan kita mungkin butuh salah satunya di fase hidup kita yang berbeda-beda. Pertama, growing asset, artinya memang kita beli emas untuk tujuan jangka panjang. Nilainya akan tumbuh, harapannya akan mengalahkan inflasi,” jelasnya.

Strategi ini dapat dilakukan secara bertahap. Alih-alih menunggu memiliki dana besar, seseorang dapat membeli emas sedikit demi sedikit dan menjadikannya bagian dari kebiasaan investasi jangka panjang.

Pendekatan tersebut juga membuat emas tidak hanya relevan bagi mereka yang telah memiliki kekayaan besar. Dengan akses yang semakin luas, emas dapat menjadi salah satu pilihan aset bagi masyarakat yang ingin mulai membangun kekayaan secara bertahap.

Baca Juga: Modal Usaha dari Utang? Financial Planner Ingatkan Risikonya