Anggota Komisi X DPR Bonnie Triyana dengan terang benderang meminta pemerintah untuk menjamin ruang aman untuk para pekerja seni, khususnya komedian agar tidak dikriminalisasi saat menyampaikan kritiknya.

Adapun hal tersebut terkait laporan hukum terhadap Komika Pandji Pragiwaksono terkait materinya dalam tour Mens Rea. 

Baca Juga: Gibran Buka Suara Terkait Sindiran Pandji Pragiwaksono

Baca Juga: Retret Kabinet Jilid II di Hambalang: Bedah Rapor Kinerja 1 Tahun Prabowo-Gibran

Menurutnya, aksi pelaporan terhadap Pandji merupakan ancaman yang serius bagi ekosistem kebudayaan dan kebebasan berekspresi di Tanah Air. 

Ia menilai, seni termasuk komedi bukan hanya sekedar hiburan, melainkan media kritik dan penyampaian suara rakyat.

"Jika seniman takut berkarya, maka rakyat kehilangan suara. Negara tidak boleh menghukum imajinasi karena seni adalah napas demokrasi," ujarnya kepada wartawan, Jumat (9/1/2026) kemarin.

Lebih lanjut, ia mengatakan jika para seniman selalu berada di garis depan dalam menyuarakan kebenaran dan kritik sosial.

Karena itu, ia menilai kebebasan berekspresi merupakan alat produksi utama pekerja seni. "Kami meminta pemerintah tidak melihat pekerja seni dan rakyat yang mengkritik sebagai ancaman. Sebaliknya, negara harus memelihara dan melindungi ruang ekspresi mereka," terangnya.