Dipilihnya The Mandalika sebagai lokasi penyelenggaraan POCARI SWEAT Run Lombok 2026 tidak terlepas dari kesiapan infrastruktur kawasan yang mampu mendukung pelaksanaan ajang lari berskala besar. Rute yang melintasi Pertamina Mandalika International Circuit serta sejumlah area di kawasan The Mandalika menghadirkan pengalaman berlari yang khas, memadukan lintasan sirkuit berstandar internasional dengan panorama pesisir, perbukitan, serta lanskap alam Lombok.
Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Warokka, mengatakan, “Kami bangga Pertamina Mandalika International Circuit dapat dieksplorasi secara kreatif melalui olahraga lari dan menjadi bagian dari pengalaman POCARI SWEAT Run Lombok 2026. Didukung kesiapan infrastruktur kawasan yang terus kami optimalkan, para peserta dapat menikmati pengalaman berlari yang aman dan nyaman melalui rute yang memadukan atmosfer sirkuit modern dengan panorama pesisir, perbukitan, serta keindahan lanskap The Mandalika saat matahari terbenam dan terbit.”
“Penyelenggaraan event ini juga menunjukkan bahwa The Mandalika tidak hanya menjadi tuan rumah berbagai ajang motorsport berskala internasional, tetapi juga memiliki infrastruktur kawasan yang adaptif untuk mendukung beragam kegiatan olahraga, pariwisata, dan gaya hidup. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus memperkuat The Mandalika sebagai The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination,” tambah Troy.
Rangkaian kegiatan POCARI SWEAT Run Lombok 2026 telah dimulai sejak 10 Juli dengan pengambilan paket lomba. Sunset Run dengan rute 4.3km mengelilingi sirkuit menjelang matahari terbenam menjadi ajang pembuka di hari Sabtu, 11 Juli. Sementara itu, puncak acara yang meliputi kategori Marathon (42km), Half Marathon (21km), dan 10km diselenggarakan pada hari Minggu, 12 Juli.
Atlet pemegang rekor marathon Asia Tenggara, Robi Syianturi mengatakan, “Yang pasti ini pertama kalinya saya berlari di Lombok. Saya cukup terkesan dengan pemandangan indah yang disajikan. Meskipun elevasi menantang, tapi hydration point melimpah.” Senada dengan Robi, chef Arnold Poernomo yang mengambil kategori half marathon menyatakan sepakat. “Lari di Lombok adalah the real concept of sport tourism. Lain kali, kalau saya berlari di sini lagi, saya akan ajak keluarga dan anak-anak untuk cheering dan juga menikmati keindahan Lombok.”
POCARI SWEAT Run Lombok 2026 didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah serta para sponsor: Jenius dari SMBC Indonesia, InJourney, RANS, 2XU, Astra Life, Garuda Indonesia, Radical Motorsport Indonesia, Rexona, Alfamart, Bluebird Group, Salonpas Let’s Move, Torch, Gatsby, ALSOK Indonesia, Amaterasun, Ekajaya Fast Ferry, Sunpride, ByeBye-FEVER, ORONAMIN C, SOYJOY, Klook, InJourney Airports, InJourney Tourism Development Corporation, MGPA, dan The Mandalika.
Sebagai puncak dari rangkaian perayaan olahraga tahun ini, POCARI SWEAT bersiap menyelenggarakan POCARI SWEAT RUN Indonesia 2026 pada bulan September mendatang. Menjadi event lari dengan format hybrid terbesar di tanah air, ajang tersebut akan diikuti oleh pelari dari seluruh penjuru Indonesia yang bergerak bersama secara serentak, baik yang hadir langsung di lokasi utama maupun yang berpartisipasi secara virtual.