Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso, mengabarkan jika aliran modal asing keluar dari Indonesia mencapai Rp250 miliar dalam periode 25 hingga 8 Agustus 2025.

Berdasarkan catatan BI, dana tersebut keluar dari Tanah Air bertepatan dengan meletusnya aksi demonstrasi yang terjadi.

"Nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp0,25 triliun, terdiri dari jual neto di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp10,79 triliun, serta beli neto sebesar Rp2,62 triliun di pasar saham dan Rp7,93 triliun di pasar SBN," katanya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/8/2025).

Baca Juga: Golkar Respons Demo di DPR: Jangan Jadi Ajang Kebencian

Baca Juga: Tragedi Ojol Affan Kurniawan, Buat Indonesia dan Senayan Berduka

Baca Juga: Presiden Prabowo Berduka Atas Meninggalnya Affan Kurniawan Korban Lindas Brimob

Lebih lanjut, dalam catatan BI, sepanjang tahun hingga Agustus ini, nonresiden tercatat menjual neto sebanyak Rp48,01 triliun di pasar saham, kemudian Rp94,28 triliun di SRBI, dan beli neto Rp76,44 triliun di pasar SBN.

Terkait itu, ia pun menegaskan jika pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah guna mendukung ketahanan ekonomi Tanah Air.

"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," tutupnya.