Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) berencana melanjutkan agenda blusukan ke sejumlah wilayah yakni ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Jawa Tengah yang menjadi salah satu basis pendukung PDI-Perjuangan. Jokowi berencana datang ke dua wilayah tersebut setelah menuntaskan blusukan di Lampung beberapa pekan lalu. 

Terkait rencana tersebut, Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira meminta mantan rekan separtainya itu fokus mempersiapkan diri menghadiri sidang masalah pencemaran nama baik dalam kasus tudingan ijazah palsu yang dialamatkan kepadanya. Bagi Andreas kehadiran Jokowi di ruang sidang membawa ijazah aslinya menjadi momentum yang ditunggu-tunggu seluruh rakyat Indonesia, itu jauh lebih penting dari sekadar blusukan. 

Baca Juga: Gemar Pelihara Relawan, Gaya Politik Gibran Plek Ketiplek Niru Jokowi

"Beliau ini ditunggu kehadirannya di pengadilan negeri untuk kasus ijazah. Janjinya mau hadir. Penuhi dahulu janjinya, agar urusan segera selesai," kata Andreas kepada wartawan dilansir Senin (6/7/2026). 

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI ini mengatakan, masyarakat jauh lebih penasaran pada keaslian ijazah Jokowi termasuk masyarakat di daerah yang menjadi destinasi blusukannya. Jadi bagi Andreas, Jokowi lebih baik mengurungkan niat blusukan tersebut dan membuktikan keaslian ijazahnya di ruang sidang. 

"Rakyat di daerah, termasuk di NTT juga bertanya apakah ijazah Jokowi ini benar asli atau palsu," ungkap dia.

Apabila Jokowi ngotot blusukan dan ogah menghadiri sidang, kata Andreas lebih baik yang ia membawa serta ijazah aslinya untuk dipamerkan ke masyarakat 

"Sebaiknya kalau ke sana bawa dengan ijazahnya, sehingga kalau ditanya, tunjukin ke masyarakat," ujar dia.

"Kasus beliau ini sudah sekian lama, menguras perhatian publik dan secara sosial juga menjadi pertanyaan publik," tambahnya memungkasi. 

Sekadar info, kasus tudingan ijazah palsu yang dialamatkan ke Jokowi dengan terdakwa dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa sudah mulai bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (2/7/2026) pekan lalu. 

Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan kliennya siap hadir dalam persidangan lanjutan tudingan ijazah palsu di PN Jaktim.

Baca Juga: Prabowo Teken Peraturan Baru, Sebut LGBT Sebagai Ancaman Terhadap Negara

"Kemarin, per kemarin kami juga baru bertemu langsung dengan Pak Jokowi juga dan beliau menyatakan siap untuk hadir," kata Yakup.