5. Michael Dell
Pendiri Dell Technologies, Michael Dell, berada di posisi kelima dengan estimasi kekayaan sebesar 229 miliar dolar AS atau sekitar Rp4,121 kuadriliun.
Kekayaannya berkurang sekitar 6 miliar dolar AS dibandingkan bulan sebelumnya akibat ketidakpastian pasar.
Meski demikian, bisnis server berbasis AI yang terus berkembang membantu menopang nilai kekayaannya.
6. Mark Zuckerberg
CEO Meta, Mark Zuckerberg, mempertahankan posisi keenam dengan total kekayaan sekitar 191 miliar dolar AS atau setara Rp3,437 kuadriliun.
Nilai aset Zuckerberg turun sekitar 2 miliar dolar AS akibat fluktuasi harga saham Meta.
Selain itu, meningkatnya belanja perusahaan untuk pengembangan AI turut memunculkan kekhawatiran investor terhadap profitabilitas jangka pendek.
7. Jensen Huang
Pendiri sekaligus CEO Nvidia, Jensen Huang, menempati posisi ketujuh dengan kekayaan sekitar 174 miliar dolar AS atau sekitar Rp3,131 kuadriliun.
Kekayaannya bertambah sekitar 1 miliar dolar AS dibandingkan bulan sebelumnya.
Sebagian besar aset Huang berasal dari kepemilikan sekitar 3 persen saham Nvidia, yang terus diuntungkan oleh tingginya permintaan chip AI untuk pusat data dan pengembangan model kecerdasan buatan.
8. Larry Ellison
Pendiri Oracle, Larry Ellison, turun ke posisi kedelapan dengan total kekayaan sekitar 168 miliar dolar AS atau setara Rp3,023 kuadriliun.
Forbes mencatat kekayaan Ellison menyusut sekitar 24 miliar dolar AS setelah harga saham Oracle mengalami tekanan di pasar modal.
9. Bernard Arnault
Bernard Arnault kembali masuk dalam jajaran 10 orang terkaya di dunia dengan estimasi kekayaan mencapai 146 miliar dolar AS atau sekitar Rp2,627 kuadriliun.
Sebagai CEO dan Chairman LVMH, Arnault membangun kerajaan bisnis barang mewah yang menaungi berbagai merek global seperti Louis Vuitton, Christian Dior, Moët & Chandon, Sephora, hingga Tiffany & Co.
10. Warren Buffett
Posisi kesepuluh ditempati Warren Buffett dengan total kekayaan sekitar 145 miliar dolar AS atau setara Rp2,61 kuadriliun.
Investor legendaris tersebut menjadi sorotan pada Juli 2026 setelah untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade tidak memasukkan Gates Foundation sebagai penerima donasi tahunannya.
Buffett mengalihkan sekitar 12 juta saham Berkshire Hathaway Kelas B senilai hampir 6 miliar dolar AS kepada empat yayasan keluarga, yakni Susan Thompson Buffett Foundation, Sherwood Foundation, Howard G. Buffett Foundation, dan NoVo Foundation.
Meski nilai kekayaan para miliarder dunia terus mengalami naik turun mengikuti pergerakan pasar dan kinerja perusahaan, sebagian besar nama dalam daftar ini tetap mempertahankan posisinya di jajaran 10 orang terkaya dunia versi Forbes per Agustus 2026.
Baca Juga: Tak Ada Nama Konglomerat RI, Ini Daftar 5 Orang Terkaya di ASEAN Per Agustus 2026