Memasuki usia sekolah, pilihan minuman anak mulai berubah. Jika sebelumnya susu menjadi salah satu andalan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, sebagian anak usia 7-12 tahun justru mulai enggan mengonsumsinya dan memilih minuman dengan rasa yang lebih mereka sukai, termasuk cokelat.
Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Sebab, ketika konsumsi susu berkurang, asupan sejumlah nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang anak juga perlu tetap diperhatikan.
Salah satunya adalah DHA atau docosahexaenoic acid, asam lemak omega-3 yang berperan dalam perkembangan dan fungsi otak.
Sebuah riset yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition pada 2016 menunjukkan sekitar 8 dari 10 anak Indonesia berusia 4-12 tahun memiliki asupan EPA dan DHA di bawah tingkat minimum yang direkomendasikan FAO/WHO.
Melihat kondisi tersebut, PT Mayora Indah Tbk melalui merek Champion menghadirkan minuman cokelat yang diperkaya DHA. Produk ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan nutrisi anak dengan preferensi rasa yang mereka sukai.
“Sebagai orang tua, kita selalu ingin yang terbaik untuk anak. Tapi memaksa anak minum sesuatu yang tidak mereka suka hanya menciptakan konflik di rumah,” ujar Marketing Director Coffee & Health Food PT Mayora Indah Tbk, Haruman Rustandi, dikutip Olenka pada Jumat (21/08/2026).
Baca Juga: Intip Formula Nutrisi dan Komposisi Kaya Vitamin di Balik Susu Kacang Mede Arummi
Menurut Haruman, Champion hadir dari pemahaman terhadap tantangan yang kerap dihadapi orang tua ketika memastikan anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup.
Produk tersebut memadukan rasa cokelat malt dengan DHA serta sejumlah nutrisi yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan anak usia sekolah. DHA menjadi salah satu kandungan yang diunggulkan karena berkaitan dengan fungsi otak.
Selain itu, Champion juga dirancang dengan nutrisi yang mendukung pertumbuhan fisik anak yang aktif.
“Champion lahir dari pemahaman mendalam tentang tantangan ini,” kata Haruman.
Kehadiran Champion juga membawa pendekatan yang berbeda dari minuman cokelat pada umumnya. Tidak hanya mengandalkan cita rasa, produk ini memasukkan DHA ke dalam formulanya sehingga dapat menjadi salah satu pilihan minuman bernutrisi untuk menemani aktivitas anak sehari-hari.
“Kami percaya bahwa minuman yang enak dan minuman yang bernutrisi tidak harus menjadi dua hal yang berbeda,” ujar Haruman.
Baca Juga: Benarkah Susu Tinggi Kalori Bisa Membuat Anak Lebih Tinggi? Ini Penjelasan Prof. Aman Pulungan
Ia menambahkan, rasa yang disukai anak dan kandungan nutrisi yang dibutuhkan seharusnya tidak perlu dipertentangkan. Keduanya dapat hadir dalam satu produk sehingga orang tua memiliki lebih banyak pilihan dalam memenuhi kebutuhan harian anak.
Peluncuran Champion menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan pilihan minuman yang sesuai dengan kebutuhan keluarga Indonesia, khususnya anak usia sekolah yang sedang berada dalam fase pertumbuhan dan perkembangan.
Dengan menggabungkan rasa cokelat malt dan kandungan DHA, Champion diposisikan sebagai minuman cokelat bernutrisi yang dapat menjadi bagian dari keseharian anak.