Bagi public figure sekaligus ibu muda, Tasya Kamila, kehadiran karakter Winnie the Pooh dalam program loyalitas Super Indo ‘Your Everyday Bestie’ tidak hanya menghadirkan nuansa nostalgia, tetapi juga membangkitkan kenangan masa kecil yang sangat personal.
Karakter beruang kuning yang telah menemani berbagai generasi itu ternyata memiliki peran tersendiri dalam perjalanan masa kecilnya.
"Aku pertama kali belajar baca itu dari bukunya Winnie the Pooh," ungkap Tasya, saat press conference Loyalty Program ‘Your Everyday Bestie’di Penang Bistro Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Kenangan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa karakter Winnie the Pooh masih memiliki tempat istimewa di hatinya hingga sekarang.
Menurut Tasya, daya tarik karakter ciptaan penulis Inggris, A.A. Milne dengan ilustrasi karya E.H. Shepard itu tidak hanya terletak pada desain yang menggemaskan, tetapi juga pada pesan-pesan kehidupan yang terkandung dalam setiap kisahnya.

"Bagi aku, cerita-ceritanya pasti ada nilai moral. Ada kebersamaan, friendship, kindness, dan bagaimana tiap karakter punya caranya masing-masing untuk keluar dari tantangan mereka," ungkap Tasya.
Nilai-nilai tersebut, lanjut Tasya, membuat Winnie the Pooh tetap relevan dan dicintai lintas generasi, bahkan setelah satu abad sejak kemunculan pertamanya.
"Aku rasa itu masih relevan banget dari segi nilai-nilainya, walaupun karakternya juga masih sangat dikenali oleh generasi sekarang," katanya.
Sebagai seorang ibu, Tasya juga mengaku selalu mengutamakan kualitas dalam memilih berbagai kebutuhan keluarga. Baginya, memberikan yang terbaik untuk anak-anak merupakan prioritas yang tidak bisa ditawar.
"Namanya ibu pasti bakalan pilih produk-produk yang terbaik untuk anak-anaknya," tuturnya.
Baca Juga: Your Everyday Bestie, Program Loyalitas Baru Super Indo untuk Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan
Perhatian terhadap kualitas tersebut juga tercermin dalam kebiasaan belanjanya sehari-hari. Tasya mengaku cukup sering membeli bahan makanan segar di Super Indo, terutama untuk kebutuhan protein keluarga.
"Kalau beli ikan terutama, biasanya aku beli di Super Indo. Bahkan ikan hidup juga biasanya tersedia, jadi aku rasa kesegarannya sudah terbukti dan kualitasnya oke," ujarnya.
Menurut ibu dari Arrasya Wardhana Bachtiar dan Shafanina Wardhana Bachtiar itu, memastikan anak mendapatkan bahan makanan berkualitas merupakan salah satu bentuk perhatian orang tua terhadap tumbuh kembang mereka.
Tak hanya menjadi aktivitas untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, momen berbelanja juga dimanfaatkan Tasya sebagai sarana edukasi bagi anak-anaknya. Ia mengajarkan mereka tentang cara mengambil keputusan sekaligus memahami batasan sejak usia dini.
Alih-alih membiarkan anak memilih apa saja yang mereka inginkan, Tasya menerapkan aturan sederhana yang tetap memberi ruang bagi anak untuk menentukan pilihannya sendiri.
"Aku selalu kasih tahu anakku, oke kita mau belanja di Super Indo, kalian boleh pilih satu snack, satu buah, dan satu minuman," jelasnya.
Isti Randi Bachtiar itu pun mengatakan, pendekatan tersebut membantu anak memahami bahwa kebebasan selalu berjalan beriringan dengan tanggung jawab.
Menurutnya, anak tetap memiliki kesempatan untuk memilih sesuai keinginan mereka, tetapi dalam batas yang telah disepakati bersama.
"Jadi mereka diberikan boundaries, tapi juga punya kebebasan untuk memilih within that limit," katanya.
Melalui kebiasaan sederhana tersebut, Tasya berharap, anak-anaknya dapat belajar membuat keputusan secara mandiri sekaligus memahami pentingnya menghargai aturan.
“Karena pengalaman berbelanja bukan hanya soal membeli kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi momen berharga untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan yang akan berguna bagi anak-anak di masa depan,” pungkas Tasya.
Baca Juga: Tekankan Pentingnya Komunikasi Sejak Dini, Tasya Kamila: Anak Jadi Bisa Cerita soal Kondisi Tubuhnya