Hari Raya Iduladha selalu identik dengan momen berkumpul bersama keluarga besar sambil menikmati aneka hidangan lezat dari daging kurban. Di Indonesia, daging kambing menjadi salah satu primadona yang paling dinanti. 

Namun, terkadang banyak orang yang bosan dengan menu yang itu-itu saja atau takut dagingnya bertekstur alot dan bau prengus. Sebenarnya, kunci kelezatan daging kambing terletak pada pemilihan bagian daging dan racikan bumbu yang pas. 

Nah, agar momen Iduladha kamu makin berkesan dan bervariasi, yuk intip 5 ide olahan daging kambing kaya rempah yang super nikmat berikut ini, seperti dikutip Olenka dari berbagai sumber.

1. Kambing Bakar Rempah 

Bagi kamu yang ingin membatasi konsumsi santan atau makanan yang terlalu berlemak selama hari raya, menu ini adalah opsi terbaik. Untuk membuat kambing bakar rempah yang juicy, kamu disarankan menggunakan daging kambing bagian paha.

Menggunakan bagian kambing tanpa lemak untuk menu bakar seperti ini jauh lebih sehat untuk dikonsumsi. Tenang saja, dengan teknik marinasi rempah yang pas, rasanya akan tetap empuk, gurih, dan meresap sampai ke dalam.

2. Sate Kambing Bumbu Kacang 

Menu yang satu ini rasanya wajib ada di setiap rumah saat Iduladha. Olahan sate kambing dengan siraman bumbu kacang yang kental sangat cocok dijadikan menu utama karena proses membuatnya bisa dilakukan bersama-sama secara interaktif saat keluarga besar sedang berkumpul. 

Baca Juga: Menyentuh Hati, Ini Rekomendasi Film yang Cocok Ditonton Bareng Keluarga Saat Libur Panjang Iduladha

3. Tongseng Kambing Khas Solo 

Kalau kamu menyukai hidangan berkuah dengan cita rasa yang kaya, tongseng kambing khas Solo tidak boleh dilewatkan. Olahan ini memadukan kuah santan encer dengan bumbu halus, kecap manis, cabai rawit, serta irisan kol dan tomat segar. Hasilnya adalah perpaduan rasa gurih, pedas, dan sedikit manis yang sangat memanjakan lidah.

4. Tengkleng Kambing 

Mau memanfaatkan bagian tulang, iga, atau jeroan kambing? Olah saja menjadi tengkleng. Kuliner khas Solo yang sudah eksis sejak zaman penjajahan Belanda ini memiliki kuah encer beraroma rempah tajam seperti kunyit, serai, dan daun jeruk. Menu ini sangat segar disantap siang hari bersama nasi hangat dan kerupuk.