Growthmates, mengambil keputusan sulit merupakan bagian dari tanggung jawab seorang pemimpin. Namun, keputusan yang menguntungkan secara bisnis belum tentu tepat dari sisi etika dan reputasi.

Investor legendaris sekaligus Chairman Berkshire Hathaway, Warren Buffett, memiliki cara sederhana untuk menguji apakah sebuah keputusan layak diambil. Prinsip tersebut dikenal sebagai newspaper test atau tes surat kabar.

Caranya sederhana. Sebelum mengambil keputusan, tanyakan kepada diri sendiri apakah Anda akan tetap nyaman jika keputusan tersebut menjadi berita utama di surat kabar keesokan harinya.

Konsep ini pernah disampaikan Buffett dalam sesi tanya jawab di University of Nebraska–Lincoln pada 2005, ketika ia ditanya mengenai cara mengambil keputusan etis dalam situasi sulit.

Bagi Buffett, pertanyaan tersebut penting karena menyangkut sesuatu yang jauh lebih sulit dipulihkan daripada kerugian finansial, yaitu reputasi.

Buffett pernah menekankan bahwa dirinya dan sahabatnya, Bill Gates, memiliki sumber daya finansial yang cukup untuk menghadapi kerugian materi. Namun, reputasi merupakan aset yang tidak seharusnya dipertaruhkan.

Bagi seorang pemimpin, kerugian finansial atau buruknya kinerja dalam satu periode masih dapat diperbaiki. Sebaliknya, ketika kepercayaan karyawan, pelanggan, mitra, atau publik hilang, membangunnya kembali membutuhkan waktu yang jauh lebih panjang.

Bagaimana Cara Kerja 'Newspaper Test'?

Saat masih memimpin Berkshire Hathaway, Buffett menggunakan dua pertimbangan untuk menilai keputusan yang berpotensi menimbulkan persoalan etika.

Pertama, apakah keputusan tersebut legal. Namun, sesuatu yang legal belum tentu otomatis benar secara etika. Karena itu, pertanyaan berikutnya adalah apakah Anda akan merasa nyaman jika tindakan tersebut diberitakan di surat kabar setempat keesokan harinya.

Agar pengujiannya lebih realistis, bayangkan berita tersebut ditulis oleh seorang wartawan yang cerdas tetapi tidak terlalu bersahabat dengan Anda. Bayangkan pula berita itu dibaca oleh keluarga, teman, karyawan, tetangga, dan orang-orang yang mengenal Anda.

Jika Anda tetap merasa nyaman mempertanggungjawabkan keputusan tersebut secara terbuka, keputusan itu kemungkinan telah melewati newspaper test. Sebaliknya, jika Anda mulai merasa tidak nyaman karena keputusan tersebut terlalu dekat dengan batas etika, prinsip Buffett sederhana, jangan lakukan.

Baca Juga: Warren Buffett Punya Cara Sendiri dalam Mendidik Anak, Ini Prinsipnya