Permasalahan dalam organisasi maupun tekanan dari faktor eksternal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dunia bisnis.
Menurut Vidjongtius, Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk periode 2017–2024, kunci untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut terletak pada kesiapan sumber daya manusia serta sistem manajemen yang mampu bekerja secara efektif.
Ia menilai, organisasi yang memiliki orang-orang kompeten dan sistem yang solid akan lebih siap ketika menghadapi situasi sulit. Keduanya juga harus terus berjalan beriringan agar perusahaan dapat lebih cepat membaca risiko dan mengambil keputusan.
“Permasalahan itu selalu ada di dalam organisasi kita. Apalagi faktor eksternal yang kadang-kadang kita tidak bisa hindari. Tapi kalau memang kita punya orang yang sudah ready, yang saya sebutkan competent people, terus kita juga punya sistem yang sudah baik, yang dua-duanya itu akan sinkronisasi secara terus-menerus,” tutur Vidjongtius, saat ditemui Olenka, di Jakarta, belum lama ini.
Menurut Vidjongtius, kesiapan tersebut membuat perusahaan menjadi lebih waspada ketika menghadapi krisis.
Dengan kompetensi tim dan sistem yang telah teruji, persoalan yang muncul dapat ditangani secara lebih terukur sehingga tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
“Seandainya ada krisis atau ada dampaknya masuk, kita tuh lebih awas, lebih alert. Krisis itu atau masalah itu akan kelihatannya jadi lebih mudah. Karena kita tahu, bisnis itu nggak ada yang mulus-mulus,” ujarnya.
Bagi Vidjongtius, cara pandang terhadap masalah juga menjadi faktor penting dalam membangun ketangguhan organisasi.
Ia pun memilih melihat persoalan sebagai challenge yang dapat mendorong perusahaan dan tim untuk terus berkembang.
“Dalam bahasa kita, itu bukan masalah, itu adalah challenge. Itu yang akan memotivasi untuk lebih baik. Sehingga secara manajemen, secara tim, mereka ready,” katanya.
Dengan pola pikir tersebut, kata dia, organisasi tidak hanya dituntut untuk bereaksi ketika masalah muncul, tetapi juga membangun kesiapan sebelum menghadapi situasi yang tidak terduga.
Baca Juga: Mengenal Vidjongtius, Sosok Penting di Balik Misi Penyelamatan Kalbe Farma Saat Krisis 1998