Guru Besar Kepemimpinan Bisnis di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB), Donald Crestofel Lantu, mengatakan bahwa cara menghadapi karyawan yang suka menunda pekerjaan adalah dengan menerapkan metode PDCA atau plan-do-check-act.

Metode PDCA akan mendorong seorang karyawan untuk bekerja lebih terstruktur mulai dari penyusunan rencana kerja (plan), pelaksanaan tugas (do), proses evaluasi dan pemantauan (check), hingga tindak lanjut dan perbaikan (act).

"Jadi yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin yang baik dalam hal siklus manajemen itu ada monitoringnya, controlling, dan evaluasi untuk perbaikan. Nah ini yang harus dilakukan," pungkasnya dalam wawancara bersama Olenka, dikutip Jumat (10/7/2026).

Baca Juga: Prinsip Dasar dalam Kepemimpinan: Leader Harus Bisa Jadi Role Model

Dengan mekanisme tersebut, Donald Lantu meyakini karyawan akan dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan target dan rencana yang telah ditetapkan.

Ia mengingatkan, tanggung jawab seorang leader atau atasan tidak berhenti pada tahap penyusunan rencana kerja. Seorang atasan juga perlu secara aktif memantau perkembangan pekerjaan, memberikan umpan balik, serta memastikan setiap tahapan berjalan sesuai dengan tujuan organisasi.

"Anggota tim tidak akan merasa diberi kesempatan untuk menunda-nunda pekerjaannya karena memang dievaluasi dan dimonitor oleh atasannya," tambahnya lagi.