Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengabarkan jika Presiden Prabowo Subianto akan menghapus utang sekitar 1 juta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di bank.

Adapun total penghapusan utang yang akan diluncurkan mulai pekan kedua bulan Januari 2025, menapai Rp14 triliun.

Baca Juga: Dorong UMKM Naik Kelas, PLN EPI dan PLN Energi Gas Lestarikan Kain Tenun Samarinda

Baca Juga: Soal Kenaikan Pajak 12 Persen, Menteri UMKM Pastikan Tidak Berdampak pada UMKM

Baca Juga: Catatan Positif UMKM di 2024: Produk Lokal Berjaya di Dalam & Luar Negeri

"Target kita memang semua kurang lebih yang ada 1 jutaan itu mau kita hapuskan supaya semua bisa bisa putih kembali. Bisa mendapatkan fasilitas pinjaman kembali," ujarnya di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat kemarin.

Lebih lanjut, ia mengatakan pada tahap awal akan ada 67 ribu UMKM yang akan mendapatkan manfaat dari program ini dengan nilai utang yang dihapus mencapai Rp2,4 triliun.

Selain itu, ia juga mengatakan jika Kepala Negara akan meluncurkan kebijakan penghapusan utang bagi UMKM akan dibukua pada pekan depan.

"Tadi dibicarakan Pak Presiden, minggu kedua Januari, minggu depan. Kita akan launching, 3 ribuan yang kita undang mendapatkan hapus tagihan," katanya.

Seperti diketahui, program penghapusan piutang kepada UMKM tertuang Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet Kepada UMKM.