Pernahkah kamu membayangkan sebuah brand pencuci mulut (dessert) lokal tidak hanya fokus berjualan kue, melainkan sampai niat membangun sebuah semesta animasi sendiri? Langkah antimainstream inilah yang baru saja diambil oleh Butter Baby.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah industri dessert di Indonesia, Butter Baby menggelar acara Cinema Premiereuntuk film animasi pendek orisinal mereka yang berjudul The Story of Butterlandia di CGV fX Sudirman, Jakarta. Peluncuran ini menjadi tanda resmi dibukanya semesta (Global IP) Butter Baby yang selama ini petunjuk-petunjuk kecilnya hanya bisa kamu lihat lewat kemasan produk atau media sosial mereka.

Penasaran dengan kisah emosional dan ambisi besar di balik karakter menggemaskan ini? Yuk, kita bedah cerita selengkapnya.

1. Misi Penyelamatan Planet Asal Butter Baby

Film animasi pendek ini mengupas tuntas latar belakang dan asal-usul karakter Butter Baby yang selama ini telah dikenal luas. Dikisahkan bahwa Butter Baby berasal dari sebuah planet bernama Butterlandia.

Sayangnya, planet tersebut perlahan-lahan sedang sekarat. Demi menyelamatkan rumah halamannya, Butter Baby harus menjalani misi mendesak ke Bumi untuk mengumpulkan 500 triliun ton butter. Kisah petualangan menavigasi dunia asing inilah yang menjadi fondasi emosional dari seluruh universe yang sedang dibangun.

2. Lahir dari Hubungan Erat dengan Komunitas Indonesia

Meskipun mengusung konsep fantasi, semesta ini rupanya lahir dan terinspirasi langsung dari kehangatan Indonesia. Nick Burch dan Henry Burch selaku Founders dari Butter Baby mengungkapkan bahwa mereka telah mencintai Indonesia selama lebih dari 12 tahun.

"Kami memilih Indonesia bukan karena kesempatan, tapi karena kami percaya ini adalah tempat terbaik untuk membangun sesuatu yang tahan lama. Cerita ini lahir dari sini, dari kota ini (Jakarta), bersama komunitas yang telah tumbuh bersama kami sejak hari pertama," ungkap duo founders tersebut.

Hebatnya lagi, Karen Tjahja selaku Head of Marketing & Business Development menambahkan bahwa 99% tim di balik layar yang menciptakan keajaiban visual Butter Baby adalah talenta asli Indonesia.

Baca Juga: 90 Persen Tanpa CGI, Ini Cara Edwin Ciptakan Dunia Horor Fantasi di Film Monster Pabrik Rambut

3. Rasa Dessert yang Menghadirkan Rasa Nyaman

Narasi petualangan Butter Baby yang sedang merantau jauh dari rumah ini kemudian diterjemahkan ke dalam setiap menu dessert yang kamu santap. Menurut Corporate Executive Chef Butter Baby, Chef Dedy Sutan, setiap resep diciptakan untuk memicu sebuah perasaan yang hangat.

"Setiap dessert selalu dimulai dengan pertanyaan: seperti apa rasanya makanan yang membuat kita bernostalgia pada rumah? Butter Baby mungkin sedang jauh dari rumahnya, dan melalui setiap dessert, kami selalu berusaha menghadirkan perasaan hangat, nyaman, dan membuat kita merasa baik-baik saja," tutur Chef Dedy.

4. Ekspansi Global: Siap Buka Cabang Kelima di Bandara Soetta

Sebagai pembuka dari fase petualangan berikutnya, Shane Lewis selaku CEO Butter Baby membocorkan bahwa mereka siap membawa cita rasa Indonesia ini ke panggung global, di mana Bangkok akan menjadi tujuan internasional pertama mereka.

Sebagai langkah awal keberangkatan, Butter Baby akan resmi membuka store kelimanya pada 19 Juni 2026 di Area Keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK). Tidak tanggung-tanggung, sebuah instalasi landmark patung raksasa setinggi delapan meter akan berdiri tegak di sana. Penempatan di area keberangkatan ini menjadi simbol bahwa Butter Baby tidak sedang meninggalkan Indonesia, melainkan siap membawa nama Indonesia dalam setiap langkahnya menjelajahi dunia.