Growthmates, pernah bangun tidur dengan tubuh penuh keringat padahal kamar nggak terasa panas? Kondisi ini memang sering dianggap terjadi karena gerah, tetapi ternyata ada berbagai faktor lain yang bisa membuat tubuh berkeringat saat tidur, termasuk kondisi kesehatan tertentu.

Jika keringat malam terjadi berulang, sampai mengganggu tidur, atau disertai penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan dan perlu mendapat perhatian medis.

Bukan karena gerah biasa, kenali tujuh penyebab berkeringat saat tidur seperti dirangkum dari laman Health, Minggu (30/8/2026).

  1. Infeksi

Infeksi yang menyebabkan demam tinggi bisa membuat tubuh berkeringat saat tidur. Kondisi ini merupakan bagian dari respons tubuh saat melawan bakteri atau virus.

Beberapa infeksi yang dapat disertai keringat malam antara lain HIV, mononukleosis, pneumonia, flu, dan COVID-19.

Baca Juga: Suka Nambah Tidur 5 Menit? Intip Dampak Menekan Tombol Snooze Bagi Kualitas Tidurmu

  1. Kadar Hormon

Kadar hormon dapat berubah selama kehamilan, pascapersalinan, dan menopause , yang dapat menyebabkan keringat berlebih di malam hari.

Perubahan hormon dapat memengaruhi fungsi tubuh seperti pengaturan suhu. Terapi hormon juga dapat menyebabkan hal ini.

Jika ketidakseimbangan hormon menyebabkan keringat malam, kamu mungkin juga mengalami sensasi panas di siang hari, ketidakteraturan menstruasi, dan kesulitan tidur.