Presiden Prabowo Subianto membocorkan informasi jika Indonesia akan kembali dibanjiri oleh investasi dalam beberapa waktu ke depan. Hal tersebut dikatakan Kepala Negara dalam program Presiden Prabowo Subianto yang dikutip Kamis (17/9/2026).

"Dan ini beberapa minggu ke depannya, tunggu saja, akan ada investasi besar-besaran masuk ke Indonesia. Akan besar-besaran," ujar Kepala Negara.

Baca Juga: Didepak Prabowo, Purbaya Langsung Digadang-gadang Maju Pilpres 2029 Bareng Anies Baswedan

Baca Juga: Ada 'Nama Ajaib' di Era Purbaya, Dirjen Pajak Minta Rotasi Pejabat Ditunda!

Lanjutnya, ia mengatakan jika realisasati investasi hingga Juni 2026 ini tembus Rp1.019 triliun. Menurutnya angka tersebut menunjukkan aktivitas investasi tetap berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Sementara itu, ia mengatakan jika tahun sebelumnya, realisasi investasi tembu Rp1.931 triliun dan berkontribusi pada penciptaan 2,7 juta lapangan kerja, dan hingga 2026 telah tercipta sekitar 1,4 juta.

Baca Juga: Benar-benar Nggak Etis! Cara Prabowo Pecat Purbaya Bikin Prof Jimly Elus Dada: Kita Butuh UU Etika Bernegara

"Saya sudah ketemu pemain-pemain besar di dunia, mereka datang ke Indonesia, mereka tahu fundamental ekonomi kita kuat dan aman," tambahnya.

Ia juga mengaku optimistis dengan indikator makroekonomi Indonesia, termasuk tingkat inflasi, rasio utang, dan defisit yang masih berada di bawah batas 3 persen. 

Tambahnya lagi, inflasi Indonesia berada pada level 2,92 persen, sementara Filipina mencapai sekitar 6 persen, dan India 4,6 persen.

"Jadi, semua orang percaya sama Indonesia. Makanya mereka mau datang ke Indonesia. Saya sangat optimis," ujarnya.

Sambung Kepala Negara, "Semua dunia yakin Indonesia akan menjadi ekonomi ke-6, ke-5, ke-4. Dunia. Dalam tahun 2050, which is 25 tahun ke depan," tukasnya.