BINUS menghadirkan BEKEN DAY BINUS @Bekasi 2025 sebagai wadah bagi siswa/i untuk memahami pilihan jurusan dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja secara kompetitif. Acara ini digelar guna menjawab tantangan besar yang dihadapi Gen Z terhadap tingginya permintaan dunia kerja, minimnya informasi mengenai pilihan pendidikan, serta tekanan untuk menentukan jalur karier sejak dini.
Acara ini diselenggarakan di MMG, BINUS @Bekasi pada 22 Februari 2025 dengan menghadirkan berbagai kegiatan menarik serta informatif bagi calon mahasiswa. Penamaan BEKEN DAY berasal dari salah satu slogan BINUS @Bekasi, yaitu Benar Benar Keren.
Baca Juga: Berangkat ke Qatar, Tim BINUS ASO Berpartisipasi dalam Shell Eco-marathon 2025
"Melalui BEKEN DAY, kami berharap dapat memberikan gambaran yang jelas kepada calon mahasiswa mengenai program studi yang sesuai dengan minat dan kebutuhan industri sehingga mereka bisa lebih percaya diri dan siap bersaing di dunia kerja," ujar Prof. Gatot Soepriyanto, S.E., Ak., M.Buss (Acc)., Ph.D., CA, CFE selaku BINUS @Bekasi Campus Director, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Sebagai kampus yang berfokus pada Business, Service and Technology, BINUS @Bekasi berkomitmen untuk membentuk profesional muda yang siap bersaing di dunia industri. BINUS @Bekasi menghadirkan 9 program studi unggulan, yaitu Accounting, Management, Business Management, Creative Communication, Psychology, Business Hotel Management, Computer Science Software Engineering, Business Information Technology, dan Digital Business Innovation.
Acara diisi dengan sesi pemaparan materi kuliah, kisah inspiratif dari Binusian, showcase proyek-proyek mahasiswa, serta diskusi mendalam tentang peluang karir. Selain itu, BEKEN DAY juga menghadirkan workshop interaktif dan berbagai tantangan menarik bagi peserta.
Sebagai bentuk dukungan nyata bagi calon mahasiswa berprestasi, BINUS @Bekasi 2025 juga menawarkan kesempatan untuk mendapatkan beasiswa hingga 100%. Beasiswa ini diharapkan dapat membantu siswa/i yang memiliki potensi besar, tetapi terkendala secara finansial untuk tetap meraih pendidikan berkualitas.