“Dalam kaitan dengan kurma, buah, bit, satu lagi tadi daun kelor, tiga-tiganya memang mengandung zat besi. Jadi memang benar kalau ada anemia kurang besi, itu baik-baik saja untuk mengonsumsi kurma, buah bit, sama kelor,” katanya.
Namun, manfaat tersebut tidak bisa serta-merta digeneralisasi untuk semua jenis anemia.
Prof. Zubairi menekankan bahwa apabila anemia disebabkan oleh masalah lain, seperti gangguan fungsi sumsum tulang atau kekurangan eritropoetin akibat gangguan ginjal, konsumsi makanan yang mengandung zat besi saja tidak akan memberikan banyak manfaat.
“Tapi kalau penyebab aneminya, misalnya sumsum tulangnya kurang berfungsi, atau akibat kekurangan eritropoetin karena masalah di ginjal, maka ketiga macam dikonsumsi tadi tidak banyak bermanfaat,” jelasnya.
Karena itu, kata dia, kurma, buah bit, dan daun kelor dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi pada anemia yang memang disebabkan oleh kekurangan zat besi.
Namun, ketiganya bukan solusi untuk seluruh jenis anemia karena penyebab kondisi tersebut bisa berbeda pada setiap orang.
“Sekali lagi, benar bahwa kelor, kurma, dan bit itu mengandung zat besi yang diperlukan untuk membentuk darah dan karena itu bermanfaat untuk anemia yang jenisnya kurang besi,” pungkas Prof. Zubairi.
Baca Juga: Keracunan MBG di SMA Berastagi, Dokter Ungkap Temuan Bakteri hingga Risiko Gagal Ginjal