“Jadi ada cukup banyak kota yang kantor cabang BCA itu belum tersedia. Sehingga kita merasa kita memang perlu menyediakan layanan buat nasabah-nasabah di daerah-daerah tersebut,” kata Setiady Lo.
Bagi BCA, pembukaan cabang bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan simbol komitmen jangka panjang terhadap masyarakat setempat.
Menurutnya, kehadiran kantor cabang dinilai memberikan rasa aman dan kepastian layanan bagi nasabah.
“Karena kehadiran cabang BCA itu menjadi bukti bahwa BCA itu siap dan komitmen untuk layani nasabah di daerah tersebut,” tegasnya.
Setiady Lo menambahkan, meskipun layanan digital terus diperkuat, kantor cabang tetap memegang peran strategis, terutama ketika nasabah membutuhkan bantuan langsung.
“Begitu nasabah mungkin merasa ada problem dengan transaksinya, dia akan mudah ya dibantu terutama jika dia melihat aja kantor cabang BCA di daerah tersebut,” tandasnya.
Baca Juga: BCA Nilai Kantor Cabang Masih Relevan di Era Digital: Nasabah Butuh Human Touch