Jalan kaki selama ini dikenal sebagai salah satu olahraga paling mudah dan murah untuk menjaga kesehatan. Namun, ternyata tidak semua kebiasaan berjalan kaki memberikan manfaat yang sama bagi tubuh, terutama kesehatan jantung.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap, berjalan kaki dalam durasi yang terlalu singkat secara berulang belum tentu efektif menurunkan risiko penyakit jantung. Sebaliknya, menyisihkan waktu khusus untuk berjalan kaki selama 10 hingga 15 menit dalam satu sesi justru dinilai lebih bermanfaat.

Peneliti utama dari Universidad Europea de Madrid, Spanyol, Prof. Borja del Pozo Cruz, PhD, mengatakan, banyak orang menganggap berjalan kaki sebentar di sela-sela aktivitas sudah cukup untuk menjaga kebugaran. Padahal, manfaatnya belum tentu optimal.

Baca Juga: Temon Berpulang karena Serangan Jantung, Benarkah Hipertensi Bisa Jadi Penyebabnya?

"Melakukan dua kali jalan kaki berdurasi 10 hingga 15 menit sehari jauh lebih baik daripada sekadar berjalan-jalan singkat di sekitar rumah sepanjang hari," ujarnya, dikutip dari Health pada Senin (13/07/2026).

Temuan tersebut didasarkan pada analisis terhadap 33.000 orang dewasa berusia 40-79 tahun yang memiliki aktivitas fisik rendah, dengan rata-rata jumlah langkah kurang dari 8.000 per hari.

Hasil penelitian menunjukkan, peserta yang biasanya berjalan kaki kurang dari lima menit dalam satu sesi memiliki risiko penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke, mencapai 13 persen. Sementara itu, mereka yang rutin berjalan kaki setidaknya 15 menit dalam satu sesi memiliki risiko yang jauh lebih rendah, yakni sekitar 4 persen.

Baca Juga: Pagi atau Sore, Kapan Waktu Terbaik Olahraga untuk Menjaga Kesehatan Jantung?

Tak hanya itu, risiko kematian pada kelompok yang berjalan lebih lama juga tercatat lebih rendah dibanding mereka yang hanya berjalan singkat.

Menurut para peneliti, tubuh membutuhkan waktu untuk mengaktifkan berbagai respons metabolisme saat melakukan aktivitas fisik. Berjalan kaki dengan durasi lebih lama membantu meningkatkan fungsi jantung, sensitivitas insulin, dan proses metabolisme yang berperan penting dalam menjaga kesehatan.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa jumlah langkah harian tetap penting. Karena itu, masyarakat disarankan tetap aktif bergerak setiap hari sambil menjadwalkan dua sesi jalan kaki selama 10-15 menit agar manfaatnya lebih optimal.

Baca Juga: Duduk Terlalu Lama Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Ini Solusi yang Direkomendasikan Peneliti

Bagi yang memiliki waktu terbatas, aktivitas sederhana seperti memarkir kendaraan lebih jauh dari tujuan, berjalan saat menunggu anak berolahraga, atau berjalan santai di dalam mal juga bisa menjadi cara mudah menambah aktivitas fisik.