Hasil survei Keyakinan Konsumen Juli 2026 yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa Gen Z menjadi kelompok usia yang paling optimis dalam memandang kondisi ekonomi Indonesia saat ini.
BI mencatat, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) responden berusia 20-30 tahun mencapai yang tertinggi, yakni 122,9 poin. Secara keseluruhan, BI melaporkan bahwa keyakinan konsumen Indonesia masih terjaga dengan IKK sebesar 116,8 per Juli 2026, lebih rendah dari periode Juni 2026 yang sebesar 117,8.
Meski demikian, kedua angka tersebut masih berada di atas batas optimisme dengan indeks 100 poin yang dihitung berdasarkan metode balance score. Angka di atas 100 mencerminkan konsumen berada dalam zona optimis, sedangkan angka di bawah 100 mencerminkan konsumen berada dalam zona pesimis.
Baca Juga: Menko Airlangga: Kemiskinan hingga Angka Pengangguran Turun Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo
"Survei Konsumen Bank Indonesia pada Juli 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga dengan IKK Juli yang berada pada level optimis sebesar 116,8," tulis laporan BI, dikutip pada Selasa (11/8/2026).
BI menjelaskan, terjaganya keyakinan konsumen pada Juli 2026 ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang tetap berada pada level optimis masing-masing sebesar 107,9 dan 125,7.
"Meskipun angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya masing-masing sebesar 109,2 untuk IKE dan 126,4 untuk IEK," tambah BI.
Selain paling optimis dalam memandang kondisi ekonomi, kalangan Gen Z dengan kelompok usia 20-30 tahun juga mencatatkan indeks tertinggi sebesar 124,9 untuk Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI). Angka tersebut lebih tinggi dari IPSI rata-rata nasional yang sebesar 118,5.
Tak hanya itu, BI pun mencatat Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) nasional Juli 2026 sebesar 101,1, turun tipis dari posisi bulan sebelumnya yang tercatat 101,8. Dalam hal ini, kelompok usia 20–40 tahun masih mempertahankan pandangan positif terhadap ketersediaan lapangan kerja. Sebaliknya, responden berusia di atas 41 tahun mulai bergeser ke area pesimistis.
Lebih lanjut, daya beli anak muda terhadap barang berdaya tahan lama juga tergolong tinggi. Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (IPDG) kelompok usia 20–30 tahun mencapai 109,5, disusul kelompok usia 31–40 tahun sebesar 106,0. Ekspektasi terhadap kondisi perekonomian enam bulan mendatang juga menunjukkan keyakinan yang kuat.
Secara nasional, IEK berada di level 125,7 yang didorong oleh optimisme terhadap penghasilan sebesar 133,6, ketersediaan lapangan kerja sebesar 123,1, dan kegiatan usaha sebesar 120,4.
Prospek penghasilan mendatang menjadi indikator dengan angka tertinggi di kalangan Gen Z. Indeks Ekspektasi Penghasilan kelompok usia 20–30 tahun menyentuh angka 139,0, lebih tinggi dibandingkan kelompok usia 31–40 tahun yang mencatatkan angka 137,7.