Astra Property memperluas portofolionya ke sektor properti industri melalui PT Mega Manunggal Property Tbk (MMP), perusahaan pengembang pergudangan modern di Indonesia yang telah mengelola lebih dari 10 aset logistik di wilayah strategis seperti Jabodetabek dan Jawa Timur. Sejak menjadi perusahaan terbuka pada 2015, MMP terus menghadirkan solusi pergudangan yang adaptif bagi berbagai sektor industri.

Seiring dengan pertumbuhan pesat sektor e-commerce dan logistik di Indonesia yang kini telah berkembang menjadi industri bernilai miliaran dolar dengan permintaan infrastruktur yang terus meningkat, peran gudang pun semakin strategis dalam mendukung kelancaran distribusi barang. Tingginya tingkat okupansi kawasan pergudangan di berbagai wilayah mencerminkan bahwa fasilitas logistik kini telah menjadi bagian penting dari sistem operasional bisnis. Tren ini juga tercermin pada kawasan pergudangan MMP di Pondok Ungu, Bekasi, yang saat ini mencatat tingkat okupansi hingga lebih dari 90% dengan tenant aktif dari sektor manufaktur, ritel, dan logistik.

Baca Juga: Lebih dari 3 Dekade di Astra, Ini Dia Sosok dan Jejak Perjalanan Karier Suparno Djasmin

“Gudang kini tidak lagi dipandang sebagai fasilitas pendukung, tetapi telah menjadi bagian penting dari strategi operasional bisnis, terutama dalam menjawab kebutuhan distribusi yang semakin cepat dan dinamis. Kami percaya infrastruktur logistik yang baik adalah fondasi rantai pasok yang kuat. Kehadiran MMP dalam ekosistem Astra Property memperkuat komitmen kami dalam menghadirkan solusi properti industri berstandar tinggi yang memberikan nilai nyata bagi bisnis dan komunitas,” ujar Wibowo Muljono, Presiden Direktur Astra Property, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Wibowo menjelaskan, kawasan pergudangan MMP di Pondok Ungu, Bekasi, dirancang sebagai urban warehouse atau distribution center yang letaknya sangat dekat dengan pusat kota Jakarta sehingga menjadi titik strategis untuk mendistribusikan produk secara lebih cepat dan efisien. Selain Pondok Ungu, MMP mengoperasikan jaringan gudang yang tersebar di Jakarta, Depok, Bekasi, Surabaya, dan Gresik. Hal ini memungkinkan tenant untuk memilih lokasi yang paling sesuai dengan center of gravity distribusi mereka.

Selain itu, gudang di Pondok Ungu maupun di lokasi lain dibangun dengan spesifikasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional modern, termasuk tinggi plafon lebih dari 10 meter agar memaksimalkan kapasitas penyimpanan vertikal; elevasi lantai lebih dari 1 meter untuk mendukung proses bongkar muat yang lebih aman sekaligus meminimalkan risiko banjir; serta struktur lantai dengan daya dukung beban antara 2,5 hingga 6 ton untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan industri.

Guna memastikan operasional berjalan dengan lancar, fasilitas pendukung dirancang secara komprehensif, meliputi sistem keamanan seperti sprinkler, hydrant, smoke detector, dan CCTV yang mencakup seluruh area. Disediakan juga fasilitas operasional seperti automatic loading dock, dock leveler, serta sistem akses dan pelacakan kendaraan yang terintegrasi otomatis untuk setiap tenant.

Dari sisi teknologi, gudang-gudang MMP dilengkapi dengan sistem yang mendukung efisiensi dan transparansi operasional. Automatic meter capture memungkinkan pemantauan penggunaan utilitas secara real-time, sementara sistem tracking kendaraan membantu tenant mengelola arus logistik di area gudang dengan lebih efisien. Seluruh sistem ini didukung oleh tim Customer Service dan Tenant Relation, serta Engineering dan Maintenance in-house yang beroperasi 24 jam untuk memastikan operasional tenant berjalan tanpa hambatan.

MMP juga telah memperoleh sertifikasi ISO 14001 untuk Sistem Manajemen Lingkungan, sejalan dengan Astra 2030 Sustainability Aspirations dalam mendorong praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. “Tenant kini tidak hanya mencari ruang penyimpanan, mereka mencari ekosistem operasional yang cerdas dan terintegrasi. Kami terus mengembangkan layanan untuk menjawab pergeseran kebutuhan tersebut, karena bagi kami, kemitraan dengan tenant adalah investasi jangka panjang,” pungkas Wibowo.