Ketua DPR RI, Puan Maharani mengeklaim pihaknya telah menorehkan berbagai capaian dalam periode Masa Sidang II Tahun 2024/2025. Dia bilang beragam prestasi sukses dicatatkan DPR dalam periode tersebut mulai  dari penyelesaian legislasi, efisiensi anggaran, hingga pengawasan berbagai isu strategis.

“Capaian dalam legislasi ini merupakan komitmen bersama antara DPR dan pemerintah. Kinerja DPR bukan hanya tanggung jawab parlemen, tetapi juga eksekutif,” kata Puan dalam Rapat Paripurna ke-16 Penutupan Masa Sidang II Tahun 2024-2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta dilansir Rabu (26/3/2025). 

Baca Juga: Tanpa Kebebasan Pers Tak Ada Demokrasi

Puan menyebut dalam periode tersebut parlemen Senayan bersama pemerintah juga sukses mengebut dan mengetok palu tiga Undang-undang yakni: UU TNI, UU BUMN dan UU Minerba. 

Tak hanya mengesahkan tiga UU, DPR kata Puan juga  mengebut pembahasan tujuh   Rancangan Undang-undang (RUU) yang diwariskan DPR  periode sebelumnya. 

“DPR RI juga telah menyetujui 12 RUU usul inisiatif DPR yang akan segera dibahas lebih lanjut,” tambah Puan.

DPR juga menekankan efisiensi APBN Tahun Anggaran 2025 melalui rapat kerja dengan kementerian/lembaga terkait. DPR akan terus mengawal kebijakan efisiensi ini agar tetap berpihak kepada rakyat.

DPR juga membentuk Tim Pengawas Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Tim Pengawas Penanganan Bencana untuk memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.

Dalam fungsi diplomasi, DPR RI aktif menghadiri berbagai sidang parlemen global, termasuk Asian Parliamentary Assembly (APA) di Azerbaijan serta pertemuan bilateral dengan parlemen dari Iran, Australia, Palestina, Rusia, Turki, dan negara lainnya.

“Peran DPR dalam berbagai forum internasional diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia di dunia global,” ujar Puan.

Selain itu, DPR tengah bersiap menjadi tuan rumah Konferensi ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) yang akan digelar di Jakarta pada Mei 2025.

Setelah penutupan Masa Sidang II ini, DPR RI akan memasuki masa reses dari 26 Maret hingga 16 April 2025.

Baca Juga: Prabowo Minta Anak Buah Perbaiki Kualitas Komunikasi Publik

“Masa reses adalah waktu bagi anggota DPR untuk turun ke dapil, bertemu rakyat, mendengar aspirasi, dan melaporkan kinerja yang telah dilakukan,” ucapnya.