Di era perawatan rambut modern, rutinitas hair care dan styling sering kali dianggap sebagai bentuk self-care. Mulai dari hair serum, hair mask, vitamin rambut, hingga styling harian dengan alat panas seperti catokan dan hair dryer, semua dilakukan demi tampilan rambut yang sehat dan indah.
Namun, tanpa disadari, kebiasaan ini justru bisa memicu kondisi yang dikenal sebagai pressured hair, kondisi ketika rambut dan kulit kepala mengalami stres akibat terlalu banyak perlakuan tanpa jeda pemulihan.
Pressured hair bukan sekadar rambut lepek atau mudah berminyak. Kondisi ini mencerminkan kelelahan kulit kepala karena terus-menerus “dipaksa bekerja” oleh tumpukan produk, panas alat styling, serta proses kimia tanpa waktu untuk bernapas dan memulihkan diri.
Inilah yang membuat konsep scalp cycling atau jeda perawatan kulit kepala mulai banyak diperbincangkan sebagai bagian dari gaya hidup perawatan rambut yang lebih sehat.
Kulit Kepala Butuh Jeda, Sama Seperti Tubuh
Dokter spesialis dermatologi dan venerologi, dr. Ardhiah Iswanda Putri, SpDV, M.Ked.Klin, menjelaskan bahwa kulit kepala memiliki ritme alaminya sendiri dalam menjaga kesehatan rambut.
“Scalp cycling itu sebetulnya kembali ke proses ritme alaminya untuk merawat rambut. Jadi ini adalah jeda yang dibutuhkan oleh kulit kepala,” jelas dr. Ardhiah dalam acara Beauty Science Technology 2026 di Jakarta, baru-baru ini.
Ia mengibaratkan kulit kepala seperti tanah tempat tanaman tumbuh.
“Kulit kepala itu saya samakan dengan tanah-tanaman. Kalau tanah terus-menerus dikasih pupuk, tanamannya justru bisa rusak. Tapi kalau tanah diberi waktu untuk bernapas, tanamannya justru tumbuh lebih baik,” ungkapnya.
Baca Juga: Tren Belanja Beauty Berubah, Paragon dan Shopee Tawarkan Pengalaman Hybrid
Menurutnya, prinsip yang sama berlaku pada rambut dan kulit kepala. Terlalu banyak produk dan styling tanpa jeda justru bisa merusak keseimbangan alami kulit kepala.
“Dari scalp cycling ini, harapannya kita memberi napas untuk kulit kepala. Dijeda dulu, tidak ditumpuk produk, dan tidak terus-terusan di-styling,” tambahnya.