PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) membukukan kenaikan penjualan bersih konsolidasi sebesar 11% dari Rp37,60 triliun pada semester I 2025 menjadi Rp41,86 triliun pada semester I 2026. 

Capaian tersebut juga diikuti dengan kenaikan laba usaha sebesar 8% dari sebelumnya Rp8,48 triliun menjadi Rp9,15 triliun per Juni 2026, serta margin laba usaha yang terjaga di level 21,9%.

Sementara itu, laba bersih ICBP mengalami penurunan hingga 33% dari Rp5,54 triliun pada H1 2025 menjadi Rp3,70 triliun pada H1 2026. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh rugi selisih kurs akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Baca Juga: Rumah Indofood Gelar Meet & Greet Bersama Pemain Persija: Witan hingga Rayhan Hannan Jadi Magnet Baru di JFK 2026!

Baca Juga: Dari Pangan Lokal ke Inovasi Global, Jejak 20 Tahun Indofood Riset Nugraha

Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP, Anthoni Salim, mengungkapkan bahwa ICBP mempertahankan kinerja positif pada paruh pertama tahun 2026 di tengah situasi pasar yang semakin dinamis. Hal demikian tercermin dari capaian core profit yang mencerminkan kinerja operasional masih tumbuh 1% dari sebelumnya Rp5,37 triliun menjadi Rp5,40 triliun.

"Di tengah situasi pasar yang masih penuh ketidakpastian, kami tetap waspada. Kami akan terus menyelaraskan produksi dengan kebutuhan pasar serta mengelola biaya secara efektif dan efisien untuk menjaga profitabilitas dan arus kas," ungkap Anthoni Salim dalam keterangan resmi, Jumat (31/7/2026).