Secara khusus, Marinus menitipkan pesan kepada pimpinan Universitas Nias agar memaknai jabatan sebagai amanah untuk membangun kualitas akademik sekaligus membentuk karakter generasi muda.
Ia menegaskan bahwa ukuran Center of Excellence tidak hanya dilihat dari megahnya gedung atau banyaknya mahasiswa, tetapi dari integritas, kualitas riset, pelayanan yang transparan, pengabdian kepada masyarakat, serta komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Ia juga mendorong agar pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi diarahkan untuk menjawab persoalan riil masyarakat Nias, mulai dari penguatan UMKM, pengembangan sektor pariwisata, hingga inovasi di bidang pertanian, kelautan, dan perikanan.
Menutup pemaparannya, Marinus mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan Universitas Nias sebagai kawah candradimuka yang melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang beriman, berintegritas, berjiwa gotong royong, dan mampu membawa Kepulauan Nias menjadi daerah yang maju, unggul, kompetitif, dan sejahtera.
"Kampus harus hadir sebagai pusat solusi bagi masyarakat. Dengan menghidupkan nilai-nilai Pancasila dan semangat gotong royong, Universitas Nias akan mampu melahirkan generasi pemimpin masa depan yang membawa kemajuan bagi Nias dan Indonesia," tutup Marinus.