Perusahaan semikonduktor global, Analog Devices, Inc. (NASDAQ: ADI), mengumumkan pembukaan fasilitas manufaktur canggih terbarunya di Thailand. Fasilitas ini akan memperkuat kapasitas manufaktur dan pengujian ADI, sekaligus memperluas produksi semikonduktor yang tangguh dan berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik. Ekspansi tersebut merupakan bagian dari strategi manufaktur hybrid ADI yang memanfaatkan jaringan global fasilitas produksi internal serta kemitraan dengan foundry eksternal atau mitra Outsourced Semiconductor Assembly and Test (OSAT) untuk menghadirkan solusi dengan performa tinggi serta ketahanan yang lebih baik.
Thailand memiliki peran penting dalam jaringan manufaktur global ADI, sekaligus mendukung pertumbuhan jangka panjang melalui perluasan jejak operasional perusahaan dengan tingkat ketahanan, fleksibilitas, dan skala yang dibutuhkan untuk melayani pelanggan di berbagai pasar. Dirancang sebagai pabrik pintar dan berkelanjutan, fasilitas baru ini mengintegrasikan otomatisasi canggih, teknologi manufaktur digital, serta operasional yang dioptimalkan untuk efisiensi dan kinerja lingkungan. Hal ini memungkinkan perusahaan merespons permintaan pasar dengan lebih cepat, sekaligus tetap menghadirkan kualitas, keandalan, dan performa yang diharapkan pelanggan di tengah dinamika pasar global.
Baca Juga: Rencana Toyota Bangun Pabrik Etanol di Indonesia
"Thailand merupakan salah satu pusat strategis dalam jaringan manufaktur global ADI. Ekspansi ini menegaskan komitmen jangka panjang kami terhadap Thailand dan kawasan Asia-Pasifik sebagai bagian penting dalam upaya kami menghadirkan teknologi kelas dunia secara andal dan berkelanjutan. Seiring kebutuhan pelanggan yang terus berkembang, investasi ini memastikan kami dapat terus menghadirkan inovasi yang membedakan kami dalam skala besar," ujar CEO dan Chair Analog Devices, Vincent Roche, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (26/3/2026).
Sementara itu, Executive Vice President of Global Operations and Technology, Analog Devices, Vivek Jain, mengungkapkan, "Fasilitas baru ini secara signifikan memperkuat kemampuan kami dalam menjalankan operasi pengujian secara efisien dan bertanggung jawab. Lewat talenta teknik yang kuat, keunggulan rantai pasok, serta lingkungan yang mendukung pertumbuhan jangka panjang, Thailand menjadi bagian penting dalam upaya kami membangun jaringan manufaktur yang lebih tangguh, adaptif, dan siap menghadapi masa depan."
Didirikan pada tahun 2000, Analog Devices Thailand (ADTH) merupakan salah satu fasilitas manufaktur backend paling penting bagi ADI yang mendukung berbagai sektor, termasuk industri, otomotif, komunikasi, perangkat konsumen, dan kesehatan digital. Fasilitas baru ini menambah kapasitas cleanroom dan manufaktur secara signifikan sehingga memungkinkan ADI meningkatkan skala operasi pengujian, pemrosesan wafer-level, chip-scale packaging, serta pengujian akhir IC. Dirancang sebagai pusat inovasi dan otomatisasi, fasilitas ini mengintegrasikan teknologi manufaktur canggih untuk meningkatkan efisiensi, presisi, serta operasional yang lebih cerdas, sekaligus memperkuat kemampuan manufaktur ADI dan mendukung respons yang lebih cepat terhadap permintaan pelanggan dengan tetap menjaga standar kualitas kelas dunia.
Tingkatkan Ketahanan Rantai Pasok Global
Ekspansi operasional ADI di Thailand juga memperkuat strategi ketahanan rantai pasok global perusahaan melalui diversifikasi geografis yang lebih luas, peningkatan kelincahan operasional, serta fleksibilitas yang lebih besar di seluruh jaringan manufakturnya. Berlokasi di Eastern Economic Corridor (EEC) Thailand, fasilitas ini didukung oleh infrastruktur yang kuat, akses terhadap talenta teknik yang terampil, serta lingkungan operasional yang stabil dan netral, sehingga semakin memperkuat kemampuan ADI dalam mendukung kebutuhan pelanggan di seluruh dunia.
Dorong Manufaktur Semikonduktor Berkelanjutan
Dikembangkan selaras dengan standar LEED (Leadership in Energy and Environmental Design), fasilitas ini mencerminkan komitmen ADI terhadap manufaktur yang bertanggung jawab secara lingkungan. Fasilitas ini juga menjadi yang pertama dalam jaringan manufaktur ADI yang dibangun dengan tujuan memperoleh sertifikasi LEED Platinum. Mulai dari sistem hemat energi, optimalisasi penggunaan sumber daya, hingga desain ruang kerja yang mendukung kesejahteraan karyawan, fasilitas ini dirancang tidak hanya untuk performa operasional, tetapi juga untuk keberlanjutan lingkungan.
Ekspansi ini juga mendukung komitmen keberlanjutan ADI yang lebih luas, termasuk penggunaan 100% listrik dari energi terbarukan, desain fasilitas yang efisien energi, peningkatan sistem daur ulang air, serta pemantauan kinerja lingkungan secara real-time. ADTH juga menjadi produsen semikonduktor pertama di Thailand yang mengadopsi nitrogen cair rendah karbon, yang membantu mengurangi intensitas karbon dalam operasi pengujian sekaligus memperkuat kepemimpinan ADI dalam manufaktur semikonduktor berkelanjutan.
Kembangkan Ekosistem Talenta Semikonduktor di Thailand
ADI juga terus berinvestasi dalam pengembangan ekosistem talenta semikonduktor di Thailand melalui ADI Thailand Academy serta kemitraan dengan berbagai universitas terkemuka di Thailand. Inisiatif ini mendukung pengembangan kemampuan teknik di berbagai bidang, termasuk test engineering, otomatisasi, failure analysis, serta teknologi smart factory. Fasilitas baru ini juga mendukung perluasan program magang dan pengembangan tenaga kerja jangka panjang untuk membantu membangun generasi talenta semikonduktor berikutnya, sekaligus memperkuat kapabilitas teknik ADI di tingkat lokal maupun global.