Allianz Global Investors (AllianzGI) telah menandatangani perjanjian untuk mengakuisisi UOB Asset Management (UOBAM), unit bisnis manajemen aset milik UOB Group (UOB) yang berkantor pusat di Singapura. Transaksi ini akan semakin memperkuat bisnis AllianzGI di kawasan Asia Pasifik dengan total aset kelolaan di kawasan tersebut meningkat menjadi lebih dari EUR170 miliar, sekaligus memungkinkan entitas gabungan menghadirkan pengalaman investasi yang semakin unggul bagi investor di seluruh Asia Tenggara.

Akuisisi terhadap platform manajemen aset yang telah memiliki kehadiran kuat di berbagai negara ini akan memperluas akses AllianzGI ke sejumlah pasar dengan pertumbuhan tinggi, termasuk Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Selain itu, transaksi ini juga akan memperkuat skala bisnis AllianzGI di pasar-pasar yang telah menjadi basis operasionalnya, seperti Singapura, Taiwan, dan Indonesia.

Baca Juga: Jejak Agresivitas Djarum Group Akuisisi Banyak Entitas, Kecap Bango The Next Brand yang Diambil Alih?

Secara khusus, platform gabungan ini akan menawarkan kapabilitas investasi yang lebih kuat di Asia Tenggara, termasuk strategi investasi saham regional dan per negara, serta berbagai solusi investasi yang sesuai dengan prinsip syariah, sekaligus mendukung pengembangan solusi investasi yang lebih terdiferensiasi bagi para klien di masa mendatang. Tidak kalah penting, transaksi ini juga disertai dengan perjanjian distribusi jangka panjang yang memberikan akses jangka panjang ke jaringan nasabah ritel UOB.

"UOBAM merupakan salah satu manajer aset terkemuka di Asia Tenggara dengan kapabilitas investasi yang sangat baik serta jaringan distribusi yang kuat. Mengintegrasi keahlian investasi UOBAM di Asia Tenggara yang saling melengkapi ke dalam platform global kami akan memperkuat penawaran kami sekaligus mempercepat pertumbuhan kami di kawasan yang dinamis ini. Komitmen jangka panjang kami untuk memperluas jangkauan penawaran investasi di Asia Tenggara semakin diperkuat melalui transaksi ini, yang memberikan konektivitas pasar yang lebih luas sekaligus membuka peluang baru untuk menjangkau basis klien yang lebih besar," ujar Tobias Pross, CEO Allianz Global Investors, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Wee Ee Cheong, Deputy Chairman and Chief Executive Officer UOB, menambahkan, "UOB melayani lebih dari 8 juta nasabah di seluruh ASEAN, yang kebutuhan pengelolaan kekayaan dan investasinya semakin beragam dan kompleks. Kemitraan ini semakin memperkuat fokus kami pada layanan wealth advisory dan distribusi. Kemitraan ini memungkinkan kami mempercepat pertumbuhan bisnis wealth management sekaligus meningkatkan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham."

"Selama masa transisi, menjaga kesinambungan bagi nasabah dan karyawan menjadi prioritas kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada tim manajemen dan seluruh karyawan UOBAM atas dedikasi dan kontribusinya selama lebih dari empat dekade dalam membangun perusahaan manajemen aset regional yang tepercaya," pungkas Wee Ee Cheong.