4. Jangan terpaku pada satu genre

Membaca jenis buku yang sama terus-menerus dapat menimbulkan kejenuhan. Karena itu, cobalah mengombinasikan beberapa genre.

Anda bisa bergantian membaca novel, biografi, buku bisnis, psikologi, sejarah, sains populer, atau topik lain yang sesuai dengan minat.

Dr. Brady Salcido menggambarkan variasi tersebut seperti mendengarkan berbagai jenis musik. Otak memiliki mode kerja yang berbeda, sehingga pilihan bacaan dapat disesuaikan dengan suasana hati dan tingkat energi.

Ketika sedang lelah, misalnya, novel ringan mungkin terasa lebih menyenangkan daripada buku bisnis yang padat.

5. Pertimbangkan membaca buku fisik

Di tengah dominasi ponsel pintar dan e-reader, buku fisik masih memiliki keunggulan tersendiri.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa membaca melalui layar dapat membuat proses membaca lebih lambat dan meningkatkan kecenderungan untuk membaca secara sekilas, terutama ketika perangkat juga dipenuhi gangguan digital.

Buku fisik juga memberikan pengalaman membaca yang lebih minim distraksi. Tidak ada notifikasi, aplikasi lain, atau pesan masuk yang tiba-tiba mengalihkan perhatian.

Namun, bukan berarti membaca melalui perangkat digital selalu buruk. Jika e-book membuat Anda lebih mudah membaca secara konsisten, media tersebut tetap dapat menjadi pilihan yang efektif.

6. Ciptakan lingkungan yang mendukung

Kebiasaan akan lebih mudah terbentuk ketika lingkungan mendukungnya. Karena itu, ciptakan ruang yang membuat Anda nyaman untuk membaca.

Tidak harus berupa perpustakaan pribadi. Sebuah kursi nyaman, pencahayaan yang cukup, musik yang menenangkan, atau secangkir teh hangat sudah dapat menciptakan suasana yang lebih menyenangkan.

Ketika membaca dikaitkan dengan pengalaman yang nyaman, aktivitas tersebut tidak lagi terasa seperti tugas tambahan, melainkan menjadi bagian yang dinantikan dari rutinitas harian.

7. Fokus pada akumulasi pengetahuan, bukan angka 500

Inilah inti dari filosofi membaca Warren Buffett. Target 500 halaman sehari memang terdengar fantastis, tetapi tidak semua orang perlu mencapainya. Yang lebih penting adalah memahami prinsip di baliknya: pengetahuan bertambah secara kumulatif.

Membaca 10 halaman sehari mungkin terlihat kecil. Namun, jika dilakukan secara konsisten, jumlahnya mencapai sekitar 3.650 halaman dalam setahun. Dengan rata-rata 300 halaman per buku, itu setara dengan lebih dari 12 buku dalam setahun.

Artinya, kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus dapat menghasilkan perubahan besar.

Baca Juga: 3 Tips Investasi Warren Buffett untuk Mengoptimalkan Return Portofolio