KAI Properti telah merampungkan seluruh rangkaian proses rekrutmen Penjaga Jalan Lintasan (PJL). Dari 12.957 pelamar, sebanyak 632 peserta dinyatakan lolos dan siap mengisi posisi PJL di berbagai wilayah sesuai dengan kebutuhan. Para peserta terpilih selanjutnya akan menjalankan tugas sebagai PJL untuk mendukung kebutuhan penjagaan di perlintasan sebidang.

Proses rekrutmen tersebut dilaksanakan melalui sejumlah tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, seleksi psikologi, seleksi wawancara dan seleksi kesehatan untuk memastikan peserta yang terpilih memenuhi persyaratan dan kebutuhan posisi PJL. Pelaksanaan rekrutmen ini sekaligus menjadi bagian dari upaya KAI Properti dalam mendukung pemenuhan sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas penjagaan di perlintasan sebidang.

Baca Juga: KAI Properti Dukung Progres Integrasi Stasiun Karet dan Stasiun BNI City

“Dengan selesainya seluruh rangkaian rekrutmen ini, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi. Kami juga mengucapkan selamat kepada 632 peserta yang dinyatakan lolos. Selanjutnya, kami berharap para peserta yang terpilih sebagai PJL dapat menjalankan tugas dengan disiplin, penuh tanggung jawab, dan memberikan kontribusi terbaik di wilayah masing-masing,” ujar Sekretaris Perusahaan KAI Properti, Agus Junaedi, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Dengan berakhirnya proses seleksi, para peserta terpilih selanjutnya akan menjalankan tugas sesuai dengan kebutuhan dan penempatan yang telah ditetapkan. Sebelum resmi menjalankan tugas sebagai PJL, para peserta terpilih akan mengikuti On the Job Training (OJT) untuk mendapatkan pembekalan dan pengalaman kerja secara langsung di lapangan. Setelah menyelesaikan OJT dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan, peserta akan mengikuti proses sertifikasi sebagai bagian dari kesiapan sebelum menjalankan tugas secara resmi.

Dalam menjalankan tugasnya, PJL memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api serta menjaga keamanan dan ketertiban di perlintasan sebidang. Karena itu, kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab menjadi hal yang perlu dijaga oleh setiap personel dalam menjalankan tugasnya.

“Proses seleksi memang telah selesai, tetapi tanggung jawab sebagai PJL baru akan dimulai. Kami berharap seluruh peserta yang terpilih sebagai PJL dapat menjalankan tugas dengandisiplin, kesiapsiagaan, dan penuh tanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambah Agus.

Selesainya proses rekrutmen ini menjadi bagian dari langkah KAI Properti dalam memastikan kebutuhan personel PJL dapat terpenuhi, sekaligus mendukung upaya menjaga keselamatan di perlintasan sebidang.

“Melalui proses rekrutmen ini, KAI Properti turut mengambil bagian dalam penyediaan personel yang berperan di perlintasan sebidang. Bagi kami, pemenuhan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan, karena kesiapan dan profesionalisme petugas di lapangan merupakan salah satu unsur yang mendukung terciptanya perlintasan sebidang yang aman dan perjalanan kereta api yang selamat,” tutup Agus.