3. Manfaatkan Pot Tanah Liat dan Air

Pot tanah liat bukan sekadar elemen dekoratif. Material ini mampu menjaga suhu air tetap dingin secara alami, tanpa bantuan listrik.

Anda juga bisa meletakkan wadah berisi air di dekat jendela atau balkon. Saat air menguap, akan tercipta efek pendinginan alami di sekitarnya.

Jika ingin sensasi lebih segar, gunakan tikar alami yang dibasahi air. Selain membantu menurunkan suhu, cara ini juga memberikan aroma tanah yang menenangkan.

4. Hadirkan Tanaman Penyejuk

Tanaman hias bukan hanya mempercantik ruangan, tetapi juga membantu menciptakan suasana lebih sejuk dan segar.

Beberapa tanaman seperti lidah buaya, lidah mertua, palem areca, dan tanaman uang dikenal mampu membantu menurunkan suhu sekaligus memperbaiki kualitas udara.

Letakkan tanaman di dekat jendela atau area tempat berkumpul. Bahkan satu atau dua tanaman saja sudah bisa memberi efek menyegarkan yang terasa.

5. Ubah Kebiasaan Harian

Kesejukan rumah juga dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari.

Hindari menggunakan oven atau kompor pada siang hari karena dapat meningkatkan suhu ruangan secara signifikan. Pilih memasak di pagi atau malam hari.

Lalu, gunakan pakaian berbahan alami seperti katun agar tubuh tetap nyaman. Mandi air hangat (bukan dingin) juga dapat membantu tubuh menyesuaikan suhu dengan lebih baik.

Perubahan kecil seperti ini mungkin terasa sepele, tetapi jika dilakukan konsisten, dampaknya cukup besar dalam mengurangi rasa gerah.

Baca Juga: IKEA Bagikan Inspirasi Sambut Tamu Lebaran di Rumah