Dunia bisnis memasuki 2026 dengan tingkat ketidakpastian yang belum pernah terjadi sebelumnya. Disrupsi teknologi khususnya kecerdasan buatan, bergerak begitu cepat hingga membuat banyak pemimpin usaha harus terus menyesuaikan strategi hampir di setiap lini.
Forum EY Strategic Growth Forum, salah satu konferensi bisnis dan kewirausahaan paling bergengsi, memberikan gambaran nyata tentang arah pertumbuhan ke depan.
Forum ini mempertemukan para pengusaha dengan pertumbuhan tercepat, CEO perusahaan Fortune 1000, hingga pemimpin inovasi lintas industri.
Dari perusahaan yang mencatat pertumbuhan ekstrem hingga merek global mapan seperti P&G dan Caterpillar, muncul satu benang merah yang kuat, yaitu peluang tetap besar bagi mereka yang jeli membaca tren.
Dan, dikutip dari Forbes, Kamis (8/1/2026), berikut 5 tren pertumbuhan utama yang patut menjadi perhatian para pengusaha di tahun 2026.
1. AI Generatif, Otomatisasi, dan Visibilitas Digital
AI bukan lagi sekadar alat pendukung, tapi telah menjadi fondasi strategi bisnis. Tidak mengherankan jika perusahaan teknologi konektivitas AI seperti Astera Labs keluar sebagai pemenang Entrepreneur of the Year.
Kini, AI perlu dipertimbangkan di setiap bagian bisnis, baik melalui otomatisasi penuh maupun sebagai pendukung kerja manusia.
Namun, tantangan baru pun muncul, yakni visibilitas merek di ekosistem AI. Jika dulu perusahaan berlomba tampil optimal di mesin pencari (SEO), kini medan persaingan meluas ke berbagai platform AI seperti ChatGPT, Perplexity, hingga Grok.
Merek yang tidak memahami bagaimana bisnisnya 'dibaca' oleh AI berisiko kehilangan relevansi. Inilah mengapa layanan visibilitas AI mulai menjadi kebutuhan baru bagi banyak perusahaan.
2. Inovasi Tidak Selalu Harus Berbasis AI
Meski AI mendominasi percakapan, inovasi tidak harus selalu berangkat dari teknologi canggih. RPG Acoustics, misalnya, menghadirkan solusi furnitur kantor yang mampu menyerap suara dan mengurangi gema hingga 25%.
Masalah kebisingan kantor kerap dianggap sepele, padahal dampaknya besar terhadap produktivitas dan bahkan hubungan kerja.
Inovasi sederhana seperti furnitur penyerap suara terintegrasi dapat mencegah miskomunikasi, meningkatkan fokus, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat.
Pelajaran pentingnya adalah peluang bisnis sering tersembunyi dalam masalah lama yang belum pernah diselesaikan dengan cara baru.
Baca Juga: Entrepreneur Tak Boleh Krisis Integritas