Growthmates, apakah Anda sudah makan teratur, tetapi masih sering sembelit, perut terasa tidak nyaman, atau kembali lapar tak lama setelah makan? Kondisi tersebut bisa menjadi pengingat untuk mengevaluasi asupan serat harian.

Serat kerap luput dari perhatian dibandingkan protein, vitamin, maupun mineral. Padahal, nutrisi yang banyak ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh ini berperan penting dalam mendukung kesehatan pencernaan.

Dikutip dari Times of India, Rabu (3/11/2026), pola makan yang minim serat dapat memengaruhi kebiasaan buang air besar hingga rasa kenyang. Apalagi, konsumsi makanan olahan dan biji-bijian rafinasi yang berlebihan berpotensi membuat asupan serat tidak tercukupi.

Sebelum buru-buru mengonsumsi suplemen, ada baiknya mengenali sejumlah tanda yang mungkin berkaitan dengan kurangnya asupan serat. Berikut ulasannya.

1. Sering Mengalami Sembelit

Kesulitan buang air besar atau sembelit yang berulang bisa menjadi salah satu tanda asupan serat belum mencukupi. Serat membantu menambah massa feses dan mendukung pergerakannya melalui saluran pencernaan.

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), kebutuhan serat orang dewasa umumnya berkisar 22–34 gram per hari, bergantung pada usia dan jenis kelamin.

Meski demikian, sembelit tidak selalu disebabkan oleh kurang serat. Kurang minum, minim aktivitas fisik, efek obat, hingga kondisi medis tertentu juga dapat memengaruhinya.

2. Feses Keras dan Sulit Dikeluarkan

Feses yang kering, keras, atau berbentuk gumpalan kecil dapat menjadi tanda sembelit yang mungkin berkaitan dengan rendahnya asupan serat.

Jenis serat tertentu membantu menahan air sehingga feses lebih lunak dan mudah dikeluarkan. Untuk mendukung kesehatan pencernaan, tingkatkan konsumsi buah utuh, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh secara bertahap.

3. Sering Mengejan saat Buang Air Besar

Jika Anda hampir selalu harus mengejan kuat atau menghabiskan waktu terlalu lama di toilet, kebiasaan ini sebaiknya tidak diabaikan.

Feses yang keras dapat membuat proses buang air besar lebih sulit. Mengejan berulang juga bisa memperburuk wasir atau menimbulkan rasa tidak nyaman.

Selain mencukupi serat dan cairan, hindari menunda keinginan buang air besar. Apabila keluhan terus berulang, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Baca Juga: Tren Fiber Maxxing Ramai di Media Sosial, Berapa Banyak Serat yang Dibutuhkan Tubuh? Ini Kata Pakar