Growthmates, liburan bukan hanya menjadi cara untuk melepas penat, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di alam yang luas, asri, dan kaya keanekaragaman hayati dapat membantu mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, serta memulihkan fokus.

Tak heran jika beberapa negara di dunia kerap disebut sebagai destinasi yang memberikan efek healing lebih dari sekadar relaksasi.

Meski belum ada bukti ilmiah bahwa suatu negara dapat secara khusus menyembuhkan stres, para psikolog menilai karakteristik alam di negara-negara tersebut berkontribusi positif terhadap kesehatan mental.

Lantas, negara mana saja yang disebut mampu membantu memulihkan kondisi mental? Dikutip dari Times of India, Senin (27/7/2026), berikut daftarnya.

1. Islandia

Islandia menawarkan pemandangan yang membuat seseorang merasa kecil di hadapan alam. Pantai berpasir hitam, air terjun megah, laguna biru, hingga jalur Ring Road yang membelah bentang alam vulkanik menciptakan suasana yang sulit ditemukan di tempat lain.

Penelitian dari University of Akureyri menemukan bahwa menghabiskan waktu di lingkungan pedesaan Islandia mampu meningkatkan kondisi psikologis para peserta penelitian.

Hutan, garis pantai, dan lanskap terbuka dinilai memiliki efek restoratif yang kuat terhadap kesehatan mental.

2. Norwegia

Norwegia menjadi destinasi ideal bagi mereka yang ingin menikmati perjalanan tanpa terburu-buru. Wisatawan dapat menghabiskan waktu berjam-jam menyusuri fjord, mendaki pegunungan, atau berkendara melewati jalan-jalan dengan panorama spektakuler.

Psikolog lingkungan menjelaskan bahwa alam mampu menarik perhatian manusia secara alami tanpa membebani otak. Kondisi tersebut membantu mengurangi kelelahan mental sekaligus meningkatkan fokus.

Tak heran jika menikmati Aurora Borealis atau berdiri di tepi Geirangerfjord sering menjadi pengalaman yang membekas bagi banyak orang.

Baca Juga: 6 Kebiasaan Orang Finlandia yang Jadi Negara Paling Bahagia di Dunia