3. Seledri, Apel Hijau, dan Peterseli
Seledri dan apel hijau kaya air dan serat, kombinasi yang membantu memberikan rasa kenyang lebih lama serta mendukung kesehatan pencernaan.
Sementara, peterseli menambahkan kandungan antioksidan serta membantu keseimbangan natrium dalam tubuh.
Untuk membuatnya, blender tiga batang seledri yang sudah dipotong, satu apel hijau kecil tanpa biji, segenggam peterseli, dan setengah cangkir air hingga halus.
Sebaiknya minuman ini tidak disaring agar kandungan serat tetap utuh. Minuman ini cocok dikonsumsi pada pagi hari atau sore hari untuk membantu menahan keinginan ngemil.
Namun, bagi mereka yang menjalani diet rendah kalium atau memiliki gangguan ginjal, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan karena bahan-bahan ini memiliki kandungan kalium yang cukup tinggi.
4. Kunyit dan Susu Almond
Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki sifat anti-inflamasi. Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi kurkumin dapat membantu penurunan berat badan dan lingkar pinggang dalam skala kecil jika dikonsumsi secara rutin.
Sementara itu, susu almond tanpa pemanis menjadi pilihan tepat karena rendah kalori.
Cara membuatnya, hangatkan satu cangkir susu almond tanpa gula, lalu campurkan setengah hingga satu sendok teh bubuk kunyit dan sejumput lada hitam untuk membantu penyerapan kurkumin.
Panaskan perlahan selama 2–3 menit tanpa sampai mendidih. Minuman ini cocok diminum sebelum tidur untuk membantu relaksasi sekaligus mendukung pemulihan tubuh semalaman.
Bukan solusi instan, tetapi pendukung gaya hidup sehat
Perlu diingat, tidak ada satu minuman pun yang bisa secara ajaib menghilangkan lemak perut. Minuman-minuman ini bekerja sebagai pendukung jika dipadukan dengan kebiasaan sehat yang konsisten.
Manfaat terbesar justru datang ketika minuman alami ini menggantikan minuman manis atau tinggi kalori yang selama ini menjadi sumber asupan energi berlebih.
Untuk mendapatkan hasil nyata, tetap kombinasikan dengan pola makan seimbang, olahraga rutin, tidur cukup, dan pengelolaan stres yang baik.
Karena pada akhirnya, perubahan kecil yang dilakukan secara konsistenlah yang memberi dampak terbesar bagi kesehatan tubuh.
Baca Juga: 7 Pilihan Minuman Pagi untuk Mendukung Diet dan Penurunan Berat Badan