Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara, memilih bungkam saat ditanya awak media mengenai rencana pengalihan utang proyek kereta cepat Whoosh dari BPI Danantara ke pemerintah. Sikap tersebut sangat berkebalikan dengan Menteri Keuangan terdahulu, Purbaya Yudhi Sadewa.
Tak hanya soal utang Whoosh, Suahasil yang baru selesai menghadiri Rapat Paripurna bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ini juga enggan berkomentar soal saldo anggaran lebih (SAL) yang ditempatkan di bank Himbara.
Baca Juga: Resmi Jadi Menkeu, Segini Harta Kekayaan Suahasil Nazara
Padahal, baik pengalihan utang Whoosh dari Danantara ke negara maupun penempatan dana SAL merupakan isu krusial sepanjang masa kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa.
Alih-alih menjawab dengan lugas, Suahasil hanya memberikan isyarat dan segera memberi pernyataan dalam konferensi pers APBN Kita yang menjadi agenda rutin Kementerian Keuangan.
Sikap Suahasil Nagara yang memilih irit bicara ini ia tunjukkan usai menghadiri rapat bersama DPD dan bergeras menuju Istana untuk menghadiri Rapat Terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto.