5. Yaman, Akses ke 31 Negara

Konflik berkepanjangan dan krisis kemanusiaan yang terjadi di Yaman turut memengaruhi posisi paspornya dalam indeks global.

Warga Yaman menghadapi berbagai hambatan dalam memperoleh visa, baik untuk tujuan wisata, pendidikan, maupun pekerjaan di luar negeri.

6. Somalia, Akses ke 33 Negara

Somalia memiliki salah satu paspor dengan mobilitas internasional paling terbatas akibat ketidakstabilan politik yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Selain akses bebas visa yang minim, pemegang paspor Somalia juga kerap menghadapi proses penyaringan dan pemeriksaan tambahan saat melakukan perjalanan internasional.

7. Nepal, Akses ke 35 Negara

Meski dikenal sebagai destinasi wisata dunia, paspor Nepal masih berada di jajaran terbawah dalam peringkat global.

Keterbatasan pengaruh diplomatik dan dinamika politik dalam negeri menjadi beberapa faktor yang memengaruhi rendahnya kekuatan paspor Nepal.

Warga Nepal umumnya harus menghadapi biaya visa yang tinggi dan proses aplikasi yang memakan waktu.

8. Bangladesh, Akses ke 37 Negara

Bangladesh masih berada di posisi bawah dalam daftar kekuatan paspor dunia tahun 2026.

Akses bebas visa yang terbatas membuat pelancong, mahasiswa, dan profesional asal Bangladesh harus melalui proses administrasi yang lebih panjang untuk bepergian ke luar negeri.

9. Eritrea, Akses ke 38 Negara

Paspor Eritrea juga termasuk yang paling lemah secara global. Keterlibatan diplomatik yang terbatas dan situasi politik dalam negeri menjadi penyebab utama rendahnya peringkat negara tersebut.

Warga Eritrea kerap menghadapi pengawasan imigrasi yang ketat serta berbagai pembatasan perjalanan internasional.

10. Korea Utara dan Wilayah Palestina, Akses ke 38 Negara

Posisi ke-10 ditempati Korea Utara dan Wilayah Palestina yang sama-sama memiliki akses bebas visa ke 38 negara.

Kebijakan isolasionis dan hubungan diplomatik yang terbatas membuat kebebasan bepergian warga negara dari wilayah tersebut sangat minim.

Pengajuan visa internasional juga sering kali menghadapi pembatasan dan pemeriksaan yang ketat.

Meski daftar ini menunjukkan lemahnya akses perjalanan internasional, kekuatan paspor suatu negara dapat berubah seiring membaiknya hubungan diplomatik, stabilitas politik, dan kondisi ekonomi di masa depan.

Baca Juga: Inilah 9 Negara dengan Tingkat Kebahagiaan Tertinggi di 2026