Dunia bisnis terus bergerak cepat, dan pengetahuan pelaku usaha harus berkembang seiring perubahan tersebut.
Dan, buku tetap menjadi salah satu sumber pembelajaran paling kuat bagi pemimpin, pengusaha, dan profesional yang ingin mempertajam strategi, memahami perubahan pasar, hingga membangun organisasi yang lebih tangguh.
Sepuluh buku berikut menghadirkan pemikiran bisnis paling relevan. Masing-masing menawarkan perspektif berbeda, mulai dari persaingan global di industri kecerdasan buatan, geopolitik ekonomi, perjalanan para tokoh teknologi, hingga cara mengelola uang secara lebih bijak.
Tidak hanya memperluas wawasan, buku-buku ini juga menyajikan kerangka berpikir dan pelajaran praktis yang dapat langsung diterapkan dalam dunia kerja maupun bisnis.
Dan, dikutip dari Times Now News, Selasa (3/2/2026), berikut daftar buku bisnis terbaik yang layak masuk daftar bacaan Anda tahun ini.
1. Empire of AI: Inside the Reckless Race for Total Domination karya Karen Hao
Jurnalis teknologi Karen Hao mengupas persaingan sengit antara perusahaan teknologi besar, pemerintah, dan startup yang berlomba menguasai teknologi kecerdasan buatan (AI).
Buku ini menunjukkan bagaimana ambisi bisnis dan kepentingan geopolitik sering mendorong pengembangan AI lebih cepat daripada kesiapan regulasi maupun sistem pengamanannya.
Hao menyoroti kompromi etis, keputusan berisiko, serta dampak kemanusiaan dari perlombaan teknologi ini. Pembaca diajak memahami bagaimana AI kini menjadi arena persaingan strategis global yang dapat memengaruhi masa depan peradaban.
2. The Thinking Machine: Jensen Huang, Nvidia, and the World's Most Coveted Microchip karya Stephen Witt
Stephen Witt menceritakan perjalanan Nvidia di bawah kepemimpinan Jensen Huang, dari produsen kartu grafis untuk gim menjadi tulang punggung revolusi kecerdasan buatan global.
Buku ini menelusuri keputusan strategis, inovasi teknologi, serta tantangan rantai pasokan yang menjadikan chip Nvidia sangat dibutuhkan sekaligus langka.
Kisah ini memberikan pelajaran penting tentang visi jangka panjang dan keberanian mengubah arah bisnis sebelum pasar benar-benar berubah.
3. Abundance: How We Build a Better Future karya Ezra Klein & Derek Thompson
Ezra Klein dan Derek Thompson menawarkan gagasan tentang bagaimana dunia dapat menciptakan kemakmuran yang lebih merata di tengah tantangan teknologi, krisis iklim, dan ketegangan politik.
Mereka menyoroti berbagai kebijakan dan inovasi yang sebenarnya mampu menghasilkan pertumbuhan dan peluang baru, namun sering terhambat oleh kelemahan institusi dan kurangnya kemauan politik.
Buku ini relevan bagi pemimpin bisnis yang ingin memahami hubungan antara kebijakan publik dan peluang ekonomi masa depan.
4. Source Code: My Beginnings karya Bill Gates
Dalam buku ini, Bill Gates mengisahkan perjalanan awal kehidupannya, termasuk masa-masa membangun Microsoft bersama Paul Allen hingga menjadi kekuatan dominan dalam industri perangkat lunak.
Gates membuka cerita tentang keputusan strategis penting, persaingan bisnis, hingga perjalanannya beralih ke dunia filantropi.
Buku ini memberikan gambaran bagaimana kombinasi visi, kerja keras, dan momentum teknologi dapat melahirkan perusahaan yang mengubah dunia.
Baca Juga: 5 Buku yang Layak Dibaca untuk Pertumbuhan Pribadi yang Lebih Dalam di Tahun 2026
5. Chokepoints: How the Global Economy Became a Weapon of War karya Edward Fishman
Edward Fishman menunjukkan bagaimana konflik global modern kini sering terjadi melalui tekanan ekonomi, bukan lagi perang bersenjata.
Ia menjelaskan bagaimana kontrol atas jalur perdagangan, teknologi kunci, hingga sistem keuangan internasional menjadi alat tekanan antarnegara.
Buku ini membantu pelaku bisnis memahami risiko geopolitik yang kini sangat memengaruhi rantai pasok global dan strategi perusahaan.
6. 1929: The Inside Story of the Greatest Crash in Wall Street History karya Andrew Ross Sorkin
Andrew Ross Sorkin merekonstruksi runtuhnya pasar saham 1929 dengan memanfaatkan arsip dan dokumen yang jarang diungkap sebelumnya.
Ia menggambarkan euforia pasar, praktik spekulasi berlebihan, serta kegagalan regulator membaca tanda bahaya yang akhirnya memicu depresi besar.
Buku ini menjadi pengingat bahwa krisis ekonomi sering lahir dari kombinasi keserakahan, optimisme berlebihan, dan lemahnya pengawasan.
7. Hubris Maximus: The Shattering of Elon Musk karya Faiz Siddiqui
Faiz Siddiqui menelusuri perubahan citra Elon Musk dari inovator visioner menjadi tokoh kontroversial yang tindakannya sering memicu polemik.
Buku ini mengulas dampak keputusan Musk terhadap perusahaan-perusahaannya, termasuk pengelolaan Twitter, konflik publik, hingga dampaknya pada investor dan pelanggan.
Kisah ini menjadi refleksi tentang bagaimana kekuasaan besar tanpa kontrol dapat mengancam reputasi dan bisnis itu sendiri.
8. Careless People: A Cautionary Tale of Power, Greed, and Lost Idealism karya Sarah Wynn-Williams
Sarah Wynn-Williams menggambarkan bagaimana perusahaan teknologi yang awalnya membawa idealisme dan semangat perubahan akhirnya terjebak dalam praktik monopoli dan orientasi keuntungan semata.
Ia menelusuri perjalanan para raksasa teknologi dari startup inovatif hingga menjadi kekuatan dominan yang menghadapi berbagai kontroversi, mulai dari privasi data hingga manipulasi politik.
Buku ini memberi pelajaran penting tentang tantangan mempertahankan nilai dan etika saat perusahaan tumbuh besar.
9. House of Huawei: The Secret History of China’s Most Powerful Company karya Eva Dou
Eva Dou mengungkap perjalanan Huawei dari perusahaan kecil menjadi raksasa teknologi global yang memicu ketegangan geopolitik antara China dan negara-negara Barat.
Buku ini membahas strategi ekspansi Huawei, kontroversi terkait keamanan, serta dampak sanksi internasional terhadap perusahaan tersebut.
Kisah ini penting untuk memahami bagaimana teknologi, bisnis, dan politik kini semakin sulit dipisahkan.
10. The Art of Spending Money: Simple Choices for a Richer Life karya Morgan Housel
Morgan Housel menjelaskan bahwa keberhasilan finansial lebih banyak ditentukan oleh perilaku dan kebiasaan daripada kecerdasan semata.
Ia mengupas bagaimana keputusan kecil dalam pengeluaran, tabungan, dan investasi dapat membentuk kondisi keuangan seseorang dalam jangka panjang.
Buku ini membantu pembaca memahami jebakan psikologis dalam mengelola uang dan bagaimana membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat.
Baca Juga: 7 Buku Terbaik tentang Cara Menghasilkan Uang dengan Cara yang Lebih Masuk Akal