Musim liburan selalu identik dengan aktivitas luar ruangan, mulai dari berjemur di pantai, menjelajah destinasi wisata alam, hingga berjalan santai di tengah hiruk-pikuk kota.
Namun, di balik keseruan tersebut, paparan sinar matahari yang intens bisa menjadi musuh tersembunyi bagi kesehatan kulit, terutama bagi pemilik kulit sensitif dan yang rentan mengalami hiperpigmentasi.
Secara medis, hiperpigmentasi adalah kondisi munculnya bercak gelap atau warna kulit tidak merata akibat produksi melanin yang berlebih.
Karakteristik kulit masyarakat Indonesia yang cenderung memiliki produksi melanin lebih tinggi dibandingkan kulit kaukasia membuat risiko munculnya flek hitam menjadi lebih besar.
Tak hanya itu, kondisi seperti melasma yang sering dipengaruhi faktor hormonaljuga bisa semakin memburuk akibat paparan sinar matahari. Karena itu, perlindungan ekstra menjadi kunci utama menjaga kesehatan kulit selama liburan.
Menurut dr. Lanny Juniarti, Dpl. AAAM dari Miracle Aesthetic Clinic Surabaya, aktivitas luar ruangan memang meningkatkan risiko gangguan kulit.
“Paparan sinar matahari yang intens dapat memicu peningkatan produksi melanin serta memperparah kondisi hiperpigmentasi yang sudah ada. Karena itu, penting bagi pasien dengan kulit sensitif maupun pigmentasi untuk memahami cara merawat dan melindungi kulit sebelum, selama, dan setelah beraktivitas di luar ruangan,” jelas dr. Lanny, dikutip Selasa (17/3/2026).

Tips Liburan Aman untuk Kulit Sensitif dan Hiperpigmentasi
Nah, agar tetap bisa menikmati liburan tanpa khawatir masalah kulit, berikut panduan yang bisa diterapkan:
1. Gunakan sunscreen dengan perlindungan optimal
Sunscreen adalah langkah paling penting. Pilih produk dengan SPF 30–50 dan perlindungan broad-spectrum (UVA & UVB). Jangan lupa aplikasikan ulang setiap 2–3 jam, terutama saat banyak beraktivitas di luar ruangan.
2. Hindari paparan matahari di jam puncak
Sinar matahari paling kuat terjadi antara pukul 10.00 hingga 15.00. Jika memungkinkan, batasi aktivitas di jam tersebut atau gunakan perlindungan tambahan seperti topi, kacamata hitam, dan pakaian tertutup.
Baca Juga: Catat! Ini Tren Perawatan Kecantikan Ramadan–Lebaran 2026: Glowing Instan Mulai Ditinggalkan