Pengalaman tersebut menjadi titik balik yang mengubah kebiasaannya dalam mempersiapkan kebutuhan konektivitas. Theo menyadari bahwa mengandalkan satu jaringan saja tidak lagi cukup untuk mendukung aktivitas bisnis yang serba cepat dan dinamis.

"Untuk pertama kalinya itu dalam hidup gue, gue sadar. Satu koneksi doang itu nggak cukup. Jadi next time-nya gue selalu prepare minimal dua koneksi untuk make sure semuanya bisa on track," katanya.

Menurut Theo, memiliki koneksi internet cadangan mungkin terlihat sebagai hal kecil. Namun, manfaatnya akan sangat terasa ketika menghadapi situasi mendesak seperti rapat penting, presentasi bisnis, atau negosiasi dengan klien.

"So buat kalian semua teman-teman entrepreneur, punya koneksi cadangan tuh kelihatan hal yang sepele. Sampai sinyal kalian zonk pas meeting gede atau meeting penting. Dan ini udah jadi kebutuhan dan cara kita mempersiapkan diri," tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Theo kembali mengingatkan bahwa kesuksesan dalam membangun bisnis tidak hanya ditentukan oleh strategi besar, tetapi juga oleh kesiapan dalam mengantisipasi hal-hal mendasar yang berpotensi menghambat produktivitas.

"Kalau lo serius lagi bangun bisnis, jangan kompromi dan lupa persiapkan hal dasar. Termasuk sampai hal backup koneksi," pungkas Theo.

Baca Juga: Ingin Bisnis Naik Level? Ini Strategi Scale Up ala Theo Derick