Setelah 16 tahun berkembang di Bali, The Story Of terus memperkuat identitasnya sebagai brand fashion yang lahir dari perjalanan personal, kreativitas, dan kedekatan dengan kehidupan sehari-hari.
Tahun ini, brand tersebut kembali hadir di Brightspot Market dengan membawa semangat modern bohemian yang menjadi ciri khasnya melalui kurasi koleksi khusus yang fresh dan relevan bagi perempuan masa kini.
Lebih dari sekadar menghadirkan koleksi fashion, The Story Of ingin mengajak perempuan untuk merayakan kebebasan berekspresi, merasa nyaman menjadi diri sendiri, serta menemukan keindahan dalam momen-momen sederhana yang sering kali terasa sangat personal. Nilai-nilai tersebut menjadi benang merah yang hadir dalam setiap karya yang diciptakan.
Didirikan oleh Kukuh Zuttion, The Story Of berawal dari kecintaan terhadap proses kreatif dan perjalanan hidup yang penuh inspirasi.
Pengalaman Kukuh tinggal di Bali dan Australia membentuk arah estetika brand yang feminin, effortless, serta dekat dengan alam. Inspirasi yang datang dari bunga, pantai, musik, perjalanan, hingga suasana tropis diterjemahkan ke dalam siluet yang ringan, nyaman dikenakan, namun tetap memiliki karakter yang kuat.
Melalui kehadirannya di Brightspot Market, Kukuh ingin membagikan semangat tersebut kepada lebih banyak perempuan Indonesia.
“Saya melihat perempuan modern semakin berani berekspresi dalam mengekspresikan diri mereka. Lewat The Story Of, saya ingin menghadirkan platform ekspresi untuk seluruh perempuan di Indonesia,” tutur Kukuh Zuttion, Co-founder & Creative Director The Story Of, dikutip Senin (1/6/2026).
Menurut Kukuh, fashion seharusnya menjadi ruang yang membebaskan, bukan membatasi. Karena itu, The Story Of hadir untuk mendorong perempuan agar lebih percaya diri dalam menampilkan jati diri mereka.
“The Story Of mendorong perempuan untuk berani dan percaya diri mengenakan pakaian yang mereka suka, tanpa mengkhawatirkan pendapat orang lain,” lanjutnya.
Baca Juga: Modinity Fashion Parade 2026 Digelar di Borobudur, Tonggak Baru Fashion Asia Tenggara