Banyak orang tua berusaha menjadi sosok yang sempurna demi memberikan yang terbaik bagi anak.
Namun, menurut Dokter Spesialis Anak sekaligus pemilik brand Expert Care, dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A, MPH, mengejar kesempurnaan justru dapat menciptakan tekanan yang tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri, tetapi juga oleh anak dan lingkungan sekitar.
Menurut dr. Mesty, ekspektasi yang terlalu tinggi terhadap diri sendiri sering kali tanpa disadari membuat orang tua menetapkan standar yang sama kepada anak.
Akibatnya, anak dapat tumbuh dengan beban untuk selalu memenuhi harapan dan merasa harus tampil sempurna.
Baca Juga: Bukan Sekadar Bermain, Eksplorasi Sejak Dini Jadi Bekal Penting Kesuksesan Anak Menurut Psikolog
"Semakin kita berharap kita sempurna, ternyata tekanan itu juga ke anak kita dan ke sekeliling kita juga," tutur dr. Mesty, ,dikutip dari laman Instagram @expertboost.id, Jumat (31/7/2026).
Lebih lanjut, dr. Mesty menekankan bahwa menjadi orang tua bukan tentang tampil tanpa cela, melainkan tentang mampu menerima bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan.
Kesadaran tersebut, kata dia, dapat membantu orang tua menjalani pengasuhan dengan lebih tenang dan realistis.
Menurut dr. Mesty, ketika orang tua mampu menerima kekurangan diri sendiri, mereka juga akan lebih mudah memahami dan menerima kekurangan yang dimiliki anak maupun orang lain.
"Ketika kita sebagai orang tua lebih memahami bahwa semua orang juga ada kurangnya, kita juga ada kurangnya, dan kita menerima itu, kita jadi lebih punya welas asih ke anak kita dan ke sekeliling kita," tandasdr. Mesty.
Baca Juga: Psikolog Ingatkan Orang Tua Jangan Terlalu Cepat Menentukan Jalan Hidup Anak