Kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan gigi yang praktis, cepat, dan didukung teknologi modern terus meningkat.
Menjawab kebutuhan tersebut, OMDC Dental menghadirkan layanan 3D Advanced Dental Imaging & Radiology di OMDC Dental Mampang, Jakarta, dan OMDC Dental Galaxy, Bekasi.
Hadirnya teknologi radiologi gigi terbaru ini memungkinkan proses pemeriksaan dilakukan secara lebih detail, cepat, dan nyaman. Pasien kini dapat menjalani konsultasi, pemeriksaan radiologi, hingga tindakan perawatan secara lebih efisien dalam satu kali kunjungan.
Melalui teknologi pencitraan terkini, hasil pemeriksaan dapat diperoleh dalam waktu kurang dari 10 menit dengan visualisasi struktur gigi dan rahang beresolusi tinggi.

Kemampuan tersebut membantu dokter dalam melakukan diagnosis yang lebih akurat sehingga perencanaan dan pelaksanaan perawatan dapat dilakukan secara lebih tepat.
Pihak OMDC Dental menyatakan bahwa kehadiran layanan 3D Advanced Dental Imaging & Radiology merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan pengalaman perawatan gigi yang semakin terintegrasi dan modern.
"Hadirnya layanan 3D Advanced Dental Imaging & Radiology menjadi bagian dari komitmen OMDC Dental dalam menghadirkan pengalaman perawatan gigi yang terintegrasi, lebih modern, nyaman, dan efisien," demikian pernyataan OMDC Dental, sebagaimana Olenka kutip dari keterangan resminya, Selasa (9/6/2026).
Baca Juga: Gusi Berdarah saat Sikat Gigi Jangan Diabaikan, Bisa Jadi Awal Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut!
Teknologi ini dapat mendukung berbagai kebutuhan perawatan gigi, mulai dari pemasangan behel, pemasangan implan gigi, operasi gigi bungsu, perawatan saluran akar, hingga analisis kondisi rahang dan struktur gigi secara menyeluruh.
Untuk mendukung kebutuhan diagnosis yang beragam, OMDC Dental menyediakan sejumlah jenis pemeriksaan radiologi yang dapat disesuaikan dengan kondisi pasien.
Salah satunya adalah 3D CBCT (Cone Beam Computed Tomography), yaitu pemeriksaan radiologi tiga dimensi yang mampu menampilkan struktur gigi, tulang rahang, dan jaringan di sekitarnya secara detail. Pemeriksaan ini umumnya digunakan untuk perencanaan pemasangan implan, operasi gigi bungsu, maupun penanganan kasus bedah mulut yang lebih kompleks.

Selain itu tersedia pula pemeriksaan Panoramic, yang menghasilkan gambaran menyeluruh seluruh gigi atas dan bawah dalam satu citra sehingga cocok digunakan untuk pemeriksaan umum maupun evaluasi awal sebelum tindakan besar.
Bagi pasien yang menjalani perawatan ortodonti atau behel, tersedia pemeriksaan Cephalometric yang berfungsi menampilkan profil kepala dan rahang dari sisi samping untuk membantu analisis struktur wajah dan perencanaan perawatan.
Sementara itu, pemeriksaan Periapical memungkinkan dokter melihat kondisi detail satu atau beberapa gigi hingga ke bagian akar. Pemeriksaan ini sering digunakan untuk mengevaluasi kebutuhan perawatan saluran akar maupun mendeteksi infeksi pada gigi.
Baca Juga: Benarkah Rutin Sikat Gigi Tidak Cukup Lindungi Bahaya Penyakit di Mulut?