Tekanan biaya hidup masih menjadi tantangan nyata bagi masyarakat Indonesia, menurut studi Sun Life Asia Financial Resilience Index 2026.

Sebanyak 23% responden mengaku menggunakan tabungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara 26% lainnya terpaksa menunda atau mengurangi pengeluaran.

Selain itu, hanya 4% responden yang merasa siap menghadapi kenaikan biaya hidup yang berkelanjutan.

Baca Juga: Hanya 14% Masyarakat Indonesia yang Merasa Sangat Aman Secara Finansial, Sisanya?

Di sisi lain, 45% masyarakat masih mampu bertahan lebih dari enam bulan tanpa penghasilan, meski sebagian lainnya berada dalam tekanan likuiditas.

Menanggapi temuan tersebut, studi ini menekankan pentingnya keseimbangan antara kebutuhan jangka pendek dan kesiapan finansial jangka panjang.

“Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan keuangan yang berkelanjutan untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai ketidakpastian ekonomi di masa depan,” demikian laporan Sun Life.

Baca Juga: Orang yang Melek Finansial Dinilai Tiga Kali Lebih Tangguh Hadapi Tekanan Ekonomi

Data ini menunjukkan meski ada sebagian masyarakat yang cukup tangguh secara finansial, tekanan biaya hidup masih memengaruhi perilaku keuangan sehari-hari.