Peneliti Pusat Studi Sawit sekaligus dosen IPB University, Siti Nikmatin mengatakan, limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) memiliki banyak manfaat jika dikelola secara maksimal.
Dalam penelitiannya, limbah TKKS kata Siti di dapat diolah menjadi biomaterial yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku berbagai macam produk. Limbah TKKS kata dia punya manfaat yang bernilai ekonomis selama itu digarap dengan serius.
Baca Juga: GAPKI Soroti Peran Strategis Industri Sawit bagi Ekonomi dan Sosial Indonesia
“TKKS itu memiliki suatu kandungan, komposisi kandungannya yang bisa kita manfaatkan untuk salah satunya hasil biomaterial. Saat ini saya meneliti biomaterial yang sudah komersialisasi. Ada fashion, fashion itu berarti dari ujung kepala sampai kaki, apa yang kita gunakan itu bisa juga berbahan dari seluruh sel TKKS,” kata Siti ketika diwawancara Olenka.id ditulis Senin (11/4/2026).
Tak hanya menyasar fashion, limbah industri yang satu ini juga dapat dimanfaatkan untuk memproduksi berbagai barang fungsional lainnya seperti helm, rompi antipeluru, hingga komponen filter pada kendaraan bermotor.
“Selanjutnya, saya juga meneliti tentang rompi antipeluru pada kaliber 9x19 juga itu berbahan dari TKKS. Dan penelitian terakhir saat ini adalah Tandang Kosong kelapa sawit digunakan untuk filter di otomotif,” ujarnya.
Siti mengatkan limbah TKKS diharapkan mampu mendorong pengembangan industri berbasis sumber daya terbarukan serta meningkatkan nilai tambah komoditas sawit. Dengan demikian peluang pencemaran lingkungan karena limbah sawit dapat diminimalkan. Siti mendrong supaya seluruh limbah TKKS yang sekarang ini masih mengendap di pabrik-pabrik sawit untuk segera diolah secara maksimal.
Baca Juga: Peneliti IPB Ungkap Potensi Limbah Sawit Jadi Material Kelas Dunia Pengganti Impor
“Saat ini, limbah kelapa sawit khususnya di Tandang Kosong, itu 23 persen daerah yang sudah segar atau 1,1 persen mereka produksi di dunia. Bisa dibayangkan bahwa jika satu pabrik kelapa sawit memproduksi 90 ton per jam, itu akan menghasilkan Tandan Kosong kelapa sawit sebesar 90.000 ton juga. Demikian, banyaknya limbah ini yang menetap di pabrik kelapa sawit membutuhkan untuk solusi dalam menyelesaikannya,” pungkasnya.