Berbeda dengan darah rendah, istilah kurang darah dalam percakapan sehari-hari umumnya merujuk pada anemia, yaitu kondisi ketika kadar hemoglobin dalam darah berada di bawah batas normal.
Menurut Prof. Zubairi, untuk mengetahui apakah seseorang mengalami kurang darah, yang diperhatikan bukan angka tekanan darah, melainkan kadar hemoglobin.
“Darah kurang kita bicara mengenai kadar hemoglobin di dalam darah. Artinya berapa hemoglobinnya. Hemoglobin normal itu kalau perempuan di atas 12, kalau laki-laki di atas 13,” paparnya.
Prof. Zubairi menuturkan, kadar hemoglobin biasanya diperoleh melalui pemeriksaan darah di laboratorium. Satuan yang digunakan adalah gram per desiliter (g/dL).
“Kalau tekanan darah tadi diukur di sini, itu satuannya milimeter air raksa. Kalau tes darah, Hb diambil dari sini misalnya, itu satuannya adalah gram persen,” ujar Prof. Zubairi.
Ia pun menambahkan, hemoglobin memiliki kaitan erat dengan sel darah merah karena protein tersebut berada di dalam sel darah merah dan berperan penting dalam membawa oksigen ke seluruh tubuh.
“Berapa kadar hemoglobin itu terkait dengan sel darah merah,” pungkasnya.
Baca Juga: Bluberi Vs Anggur: Buah Mana yang Lebih Baik untuk Mengontrol Gula Darah?