Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) menyelenggarakan Seminar dan Workshop Nasional bertajuk "Nilai Strategis Nasional TIK dari Alokasi Spektrum Upper 6 GHz untuk Mobile Broadband 5G-Advanced dan 6G di Indonesia" sebagai wadah kolaborasi nasional untuk membangun kesamaan pandangan mengenai kesiapan ekosistem digital Indonesia dalam mendukung pemanfaatan spektrum Upper 6 GHz sebagai fondasi pengembangan 5G-Advanced dan 6G.
Forum strategis ini mempertemukan pemerintah, regulator, operator telekomunikasi, penyedia teknologi, akademisi, asosiasi industri, dan pelaku ekosistem digital. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memanfaatkan Upper 6 GHz sebagai pengungkit pengembangan 5GAdvanced dan 6G, sekaligus mempercepat terwujudnya Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi digital terdepan di kawasan. Langkah ini diambil MASTEL sebagai penegasan komitmen untuk merespons kebutuhan mendesak akan ketersediaan spektrum frekuensi mid-band yang memadai guna mendukung transformasi digital nasional.
Baca Juga: Flip Luncurkan Flip Kasir, Hadirkan Teknologi Soundbox untuk UMKM Indonesia
"Pemanfaatan Upper 6 GHz merupakan agenda strategis yang memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Forum ini menjadi ruang bersama untuk membangun pemahaman yang berbasis data, menyelaraskan perspektif, serta merumuskan rekomendasi yang mampu mendukung pengembangan ekosistem digital Indonesia secara berkelanjutan agar Indonesia tidak mengulang keterlambatan adopsi 5G akibat ketersediaan frekuensi dan ekosistem yang belum memadai,” ujar Ketua Umum MASTEL, Sarwoto Atmosutarno, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/7/2026).
Ia menambahkan bahwa kesiapan Indonesia dalam memanfaatkan Upper 6 GHz akan memperkuat fondasi pengembangan layanan digital masa depan sekaligus meningkatkan daya saing nasional dalam ekonomi digital global. Saat ini, pemanfaatan pita frekuensi Upper 6 GHz (6425–7125 MHz) masih berada dalam tahap pembahasan kebijakan di Indonesia. Keputusan strategis terkait alokasi ini diyakini akan memberikan dampak jangka panjang terhadap investasi digital, pengembangan jaringan, inovasi industri, serta daya saing nasional dalam mewujudkan Visi Digital Indonesia 2045.
Sebagai bentuk komitmen nyata, seminar ini ditargetkan menghasilkan beberapa output krusial bagi pemerintah, antara lain, Deklarasi Bersama Industri mengenai dukungan terhadap pemanfaatan Upper 6 GHz untuk Mobile Broadband, Ringkasan Eksekutif (Executive Summary), serta Dokumen Rekomendasi Kebijakan MASTEL. Selain itu, forum ini juga merekomendasikan pembentukan Working Group yang berfokus pada pengembangan spektrum 5G-Advanced dan 6G.