Kabar Anwar Usman yang sempat jatuh pingsan baru-baru ini menyita perhatian publik. Di tengah sorotan tersebut, laporan harta kekayaan mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) itu kembali menjadi perbincangan.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2025 yang disampaikan pada 4 Maret 2026, total kekayaan Anwar Usman tercatat mencapai Rp37.950.787.735 atau nyaris Rp38 miliar. Menariknya, seluruh harta tersebut dilaporkan tanpa adanya utang.

Laporan ini telah berstatus verifikasi administratif lengkap, mencerminkan komitmen transparansi pejabat publik dalam melaporkan asetnya. Dengan nilai besar dan kondisi tanpa beban utang, profil kekayaan Anwar Usman menjadi sorotan tersendiri.

Baca Juga: Bukan Main! Kekayaan Elon Musk Tembus Rp14.000 Triliun, Cetak Rekor Baru Orang Terkaya Dunia

Didominasi Kas, Likuiditas Tinggi

Dari total kekayaan tersebut, komponen terbesar berasal dari kas dan setara kas yang mencapai Rp31,93 miliar. Nilai ini mencakup simpanan dalam rekening maupun instrumen likuid lainnya.

Dominasi kas yang mencapai lebih dari 80 persen dari total aset menunjukkan tingkat likuiditas yang sangat tinggi. Kondisi ini memberi fleksibilitas besar dalam pengelolaan keuangan maupun peluang investasi ke depan, sekaligus mencerminkan pendekatan yang cenderung konservatif.

Aset Properti Tersebar di Sejumlah Daerah

Selain kas, Anwar Usman juga memiliki aset properti senilai Rp5,34 miliar. Kepemilikan tersebut tersebar di beberapa wilayah, dengan konsentrasi terbesar berada di Bima, serta daerah lain seperti Bekasi, Tangerang Selatan, dan Lumajang.

Mayoritas aset berupa tanah dengan luas signifikan, bahkan mencapai lebih dari 17.000 meter persegi. Terdapat pula sejumlah bangunan hasil sendiri, termasuk properti di Bekasi dan Tangerang Selatan dengan nilai yang cukup besar.

Baca Juga: Segini Total Kekayaan Thomas Djiwandono: Tercatat Tanpa Utang!

Konsentrasi aset di Bima menunjukkan kecenderungan investasi jangka panjang di daerah tertentu, yang berpotensi mengalami peningkatan nilai di masa mendatang.

Kendaraan dan Harta Bergerak

Di luar properti dan kas, Anwar Usman tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp415 juta serta kendaraan dengan total nilai Rp258,5 juta.

Adapun kendaraan yang dimiliki antara lain:

  • Toyota minibus (2002 dan 2008)
  • Toyota Kijang minibus (1997)
  • Toyota Corolla Altis sedan (2002)
  • Sepeda motor Honda (2005)

Nilai kendaraan ini tergolong moderat dan lebih mencerminkan fungsi utilitas dibanding gaya hidup mewah.

Baca Juga: Harta Kekayaan Sudewo, Bupati Pati yang Kini Jadi Sorotan Publik

Profil Kekayaan: Besar, Stabil, dan Minim Risiko

Secara keseluruhan, struktur kekayaan Anwar Usman didominasi oleh kas, diikuti properti, serta harta bergerak dan kendaraan. Komposisi ini terbilang unik dibandingkan sejumlah pejabat publik lain, terutama karena tingginya porsi aset likuid.

Kondisi tanpa utang juga memperkuat gambaran stabilitas finansial yang dimiliki. Pendekatan ini mengindikasikan strategi pengelolaan aset yang berhati-hati, dengan fokus pada keamanan dan fleksibilitas dana.

Sebagai mantan pejabat di Mahkamah Konstitusi, laporan ini menjadi bagian penting dari akuntabilitas kepada publik. Meski nilainya mendekati Rp38 miliar, komposisi aset yang dimiliki tetap tergolong wajar dan tidak mencolok dari sisi gaya hidup.